Menuju konten utama

Kelakar Rocky Gerung ke Kepala Bakom: Pulihkan Nama Baik Saya

Rocky Gerung sebelumnya menegaskan sikap kritis dan pandangannya tidak akan berubah meski merapat ke pemerintahan.

Kelakar Rocky Gerung ke Kepala Bakom: Pulihkan Nama Baik Saya
Akademisi Rocky Gerung mengikuti pelantikan sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Presiden Prabowo Subianto melantik anggota baru Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yaitu Pratikno sebagai Ketua dan Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua serta 24 anggota. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/sgd/tom
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung, resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026) lalu. Badai kritik pun silih berganti datang di media sosial.

Tak sedikit netizen menyayangkan sikap Rocky yang merapat ke Istana. Bahkan 'penghakiman' dari netizen itu pun diakui Rocky. Hal tersebut sudah dirasakan selama berhari-hari.

Saat diberi kesempatan berbicara dalam serah terima jabatan di lingkungan Badan Komunikasi (Bakom) RI, dirinya langsung berkelakar memberi perintah kepada Kepala Bakom yang baru, Syahganda Nainggolan.

"Tugas pertama Syahganda adalah ini diwajibkan oleh Wantimpres, tugas pertama Syahganda, memulihkan nama baik saya di publik," kata Rocky di auditorium Bakom RI, Jakarta, Selasa (6/9/2026).

Ia juga merasa selama 'masa penghakiman' dari netizen usai pelantikan dirinya, tak ada satu pun pihak yang membela Rocky. Dirinya menghitung sudah tiga hari mengalami hal tersebut.

"Udah tiga hari, dicaci, dihina, dilecehkan. Engga ada satu pun yang belain gue," kelakarnya.

Rocky sebelumnya menegaskan sikap kritis dan pandangannya tidak akan berubah meski merapat ke pemerintahan.

"Ya, kan, cuma pindah. Saya cuma pindah dari luar ke dalam, apa bedanya? Sikap saya tetap, pandangan saya tetap, radical break. Justru lebih enak di dalam," kata Rocky.

Ia menjelaskan Prabowo memberikan mandat khusus kepada Wantimpres untuk mengemban kedudukan etis, bukan mengurus persoalan teknis birokrasi pemerintahan.

Lembaga ini berfungsi layaknya komite pengawas (oversight committee) yang menakar dampak kebijakan agar tetap selaras dengan visi kepala negara.

"Pesan khusus dari Pak Presiden bahwa Dewan Pertimbangan punya kedudukan etis, bukan teknis. Kemampuan untuk melihat ekses-ekses dari kebijakan dan memberi pertimbangan tentang arah kebijakan itu supaya sesuai dengan visi Presiden," tuturnya.

Baca juga artikel terkait ROCKY GERUNG atau tulisan lainnya dari Muhammad Nizar

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Nizar
Penulis: Muhammad Nizar
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama