tirto.id - Polda Banten menyampaikan sebanyak 420 penumpang berada di kapal penyeberangan KMP Batumandi yang terbakar saat berlayar dari Bakauheni menuju Merak.
Sebelumnya, Kapal tersebut terbakar di perairan Selat Sunda, sekitar 700 meter dari Dermaga 6 ASDP Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, pada pukul 16.34 WIB, Selasa (20/10/2026).
Kapolda Banten, Irjen Hendra Kurniawan, mengataka, KMP Batumandi bertolak dari Bakauheni pada pukul 14.52 WIB. Berdasarkan manifes, kapal tersebut mengangkut 420 penumpang dan 89 unit kendaraan.
"Jumlah penumpang berdasarkan manifes sebanyak 420 orang, terdiri dari 393 penumpang di dalam kendaraan dan 27 penumpang pejalan kaki. Selain itu, kapal tersebut mengangkut 89 unit kendaraan," ujar Hendra dalam keterangannya, dikutip Rabu (21/10/2026).
Setelah kejadian, penumpang yang telah dievakuasi mendapatkan penanganan dan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Merak serta RS Krakatau Medika. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para penumpang.
Hendra mengatakan, para penumpang selanjutnya ditampung di Dermaga 6 Eksekutif ASDP Merak untuk didata lebih lanjut.
"ASDP juga memfasilitasi transportasi bagi penumpang yang hendak menuju wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi," jelasnya.
Polda Banten turut memberikan pelayanan kepada penumpang yang kehilangan dokumen atau surat-surat penting akibat kebakaran kapal tersebut.
"Pelayanan yang disediakan berupa penerbitan surat keterangan kehilangan guna membantu penumpang dalam mengurus kembali dokumen yang hilang," pungkasnya.
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































