Menuju konten utama

IHSG Menguat, Dasco Pamer Saham BNI, BRI, Mandiri, dan BCA Hijau

IHSG menguat 4,16 persen ke 5.204 pada sesi I, hari ini. Dasco memamerkan saham BMRI, BBRI, BBNI, dan BBCA yang kompak menghijau.

IHSG Menguat, Dasco Pamer Saham BNI, BRI, Mandiri, dan BCA Hijau
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026). IHSG pada Jumat (24/4) ditutup melemah 249,12 poin atau 3,38 persen ke posisi 7.129,49, sementara indeks LQ45 turun 25,12 poin atau 3,51 persen ke posisi 690,76. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada perdagangan Selasa (20/10/2026). Sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar, termasuk bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), kompak menghijau.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turut menyoroti pergerakan saham tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @sufmi_dasco, pada Selasa pagi.

Ia mengunggah tangkapan layar aplikasi RTI Business yang memperlihatkan kenaikan harga saham Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan BCA.

“Pagi Yang Cerah,” tulis Dasco dalam unggahan yang, ketika artikel ini ditulis, telah disukai sebanyak 6.584 kali dan dipenuhi 719 komentar.

Berdasarkan tangkapan layar tersebut, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) tercatat menguat 5,95 persen atau naik 200 poin ke level Rp3.560 per saham.

Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 5,12 persen atau 130 poin ke Rp2.670 per saham. Adapun saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menguat 4,05 persen atau 120 poin ke Rp3.080 per saham.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga bergerak di zona hijau. Saham bank swasta terbesar di Indonesia berdasarkan aset tersebut naik 2,70 persen atau 130 poin ke level Rp4.950 per saham.

Data RTI Business dalam unggahan dimaksud juga menunjukkan aktivitas transaksi yang cukup ramai pada saham-saham perbankan tersebut. Volume transaksi BMRI, misalnya, mencapai 43,9 juta saham dengan nilai transaksi Rp154,7 miliar. Kemudian, BBRI mencatat volume 81,7 juta saham dengan nilai transaksi Rp213,9 miliar.

Adapun volume transaksi BBNI mencapai 10,5 juta saham dengan nilai Rp31,9 miliar. Sementara itu, BBCA mencatat volume perdagangan 254,6 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp1,2 triliun.

Penguatan saham perbankan tersebut sejalan dengan pergerakan IHSG yang berbalik menghijau setelah tekanan pada perdagangan sebelumnya. Dibuka turun ke level 4.980, IHSG kemudian naik 2,92 persen atau 145,869 poin ke level 5.142,478 pada perdagangan Selasa pagi, berdasarkan data RTI. Hingga penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG telah menguat 208,018 poin atau 4,16 persen ke level 5.204.

Sebagai informasi, pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG telah melemah 14,79 persen dibandingkan penutupan Kamis (15/10/2026), sehari sebelum pasar bereaksi terhadap pengumuman MSCI. Pada Jumat (16/10), IHSG anjlok 11,57 persen, lalu kembali turun 3,64 persen pada hari ini—ditutup di level 4.996,61.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar, termasuk saham perbankan, ikut terkoreksi. Saham BBCA bahkan sempat turun hingga 6,86 persen ke Rp4.820 per saham, sedangkan BBRI melemah hingga 6,82 persen ke Rp2.460 per saham.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Flash News
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana