Menuju konten utama

Freezer Toko di Sejumlah Negara Eropa Diretas, Ini Dampaknya

Gangguan sistem pendingin diduga akibat serangan siber terjadi di tujuh negara Eropa. Sejumlah toko menarik produk pangan dari penjualan.

Freezer Toko di Sejumlah Negara Eropa Diretas, Ini Dampaknya
Sebuah pemberitahuan yang menginformasikan kepada pelanggan bahwa lemari pendingin untuk sementara tidak dapat digunakan tampak terpasang pada unit yang kosong di gerai Delhaize Shop & Go. Hal ini terjadi menyusul insiden teknologi informasi (TI) yang berlangsung semalam, yang berdampak pada sistem pendingin dan pembeku di sejumlah gerai Delhaize di Belgia dan Luksemburg, sehingga menyebabkan kenaikan suhu pada unit-unit pendingin tersebut. Lokasi: Linkebeek, dekat Brussel, Belgia, 2 November 2026. REUTERS/Stephanie Lecocq
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Freezer di sejumlah supermarket Eropa diduga menjadi sasaran serangan siber pada Senin (2/11/2026). Gangguan tersebut menyebabkan suhu sejumlah lemari pendingin dan freezer meningkat. Di beberapa gerai, suhu perangkat bahkan dilaporkan mencapai sekitar 50 derajat Celsius.

Gangguan dilaporkan terjadi di setidaknya delapan negara, yakni Belgia, Estonia, Finlandia, Irlandia, Luksemburg, Belanda, Portugal, dan Swedia.

Peristiwa ini menambah kekhawatiran terhadap keamanan sistem infrastruktur pangan di Eropa. Pasalnya, insiden serupa sebelumnya terjadi di Prancis pada 12 Oktober 2026 dan berdampak pada ratusan gerai supermarket.

Beberapa perusahaan secara tegas menyebut gangguan tersebut sebagai serangan siber, sedangkan perusahaan lainnya masih menyelidiki penyebabnya.

Komisi Eropa turut menyoroti insiden ini. Komisaris Uni Eropa untuk Urusan Pangan dan Pertanian, Christophe Hansen, menyebut kejadian tersebut sebagai upaya yang disengaja untuk mengganggu rantai pasok pangan dan merusak kepercayaan konsumen.

"Ini merupakan upaya sengaja untuk mengganggu rantai pasokan pangan kita dan merusak kepercayaan konsumen terhadap rantai pasokan tersebut—sebuah peringatan yang harus kita tanggapi dengan serius," ujar Hansen.

Rangkaian Dugaan Peretasan Freezer di Sejumlah Negara Eropa

Gangguan pada sistem pendingin supermarket akibat dugaan serangan siber pada Senin (2/11/2026), dilaporkan terjadi di negara-negara ini:

1. Belgia

Belgia menjadi salah satu negara dengan laporan gangguan paling luas. Sejumlah jaringan supermarket, termasuk Ahold Delhaize, Colruyt, dan Carrefour, dilaporkan mengalami masalah pada sistem pendingin di sejumlah gerainya.

Carrefour Belgia menyebut sekitar 15 dari total 700 tokonya terdampak. Sementara itu, Colruyt Group melaporkan lima gerai mengalami gangguan. Juru bicara Carrefour menyatakan bahwa gangguan tersebut berkaitan dengan serangan siber.

CEO perusahaan penyedia layanan pendingin Sabcobel, Stephan Moelans, menjelaskan bahwa serangan tersebut diduga mengubah pengaturan evaporator sehingga perangkat masuk ke mode pencairan bunga es atau defrost. Akibatnya, suhu di dalam lemari pendingin meningkat dan makanan berisiko rusak.

"Kami mulai mengerahkan teknisi pada pukul 1 pagi untuk mengendalikan situasi. Kami telah bekerja sepanjang malam hingga pagi ini untuk memutus sambungan unit-unit yang terdampak dari jaringan," ungkap Moelans kepada kantor berita nasional Belgia, Belga, dikutip CBS News, Senin (2/11/2026).

"Ini adalah serangan siber, tidak ada alasan lain," ujar Mich Vergauwen, juru bicara Carrefour Belgia dikutip CNA,Selasa (3/11/2026).

Selain supermarket, gerai IKEA di Mons, Belgia, juga dilaporkan terdampak insiden tersebut. Jaksa federal Belgia juga telah membuka penyelidikan untuk menelusuri insiden tersebut.

2. Estonia

Di Estonia, sedikitnya satu supermarket dilaporkan mengalami gangguan pada sistem pendinginnya. Suhu di dalam perangkat pendingin bahkan disebut meningkat hingga sekitar 50 derajat Celsius.

“Ini kejadian yang sangat baru, terjadi pagi ini,” ujar CEO perusahaan teknologi pendingin Kitman Coldtech, Jann Mutso, dilansir The Independent, Selasa (3/11/2026).

Mutso juga mengatakan perangkat yang terdampak merupakan unit dengan sistem lama. Ia juga melihat adanya kemiripan antara insiden di Estonia dan serangan yang sebelumnya terjadi di Prancis.

3. Finlandia

Gangguan serupa juga dilaporkan terjadi di sejumlah toko kecil milik jaringan Kesko di Finlandia. Perusahaan menemukan ketidaknormalan pada suhu perangkat pendingin di beberapa gerai.

"Saat ini kami sedang menyelidiki penyebabnya, dan kemungkinan adanya gangguan melalui jaringan belum bisa dikesampingkan," ujar Petri Kayhko, kepala keamanan korporat Kesko, kepada AFP.

4. Irlandia

Di Irlandia, sebanyak 13 gerai SuperValu dilaporkan mengalami gangguan. Jaringan supermarket tersebut dimiliki oleh perusahaan Musgrave.

Musgrave Group, perusahaan induk SuperValu, menyebut produk dingin dan beku ditarik dari penjualan sebagai langkah pencegahan. Pada Senin sore, perusahaan menyatakan insiden telah sepenuhnya ditangani dan pengisian ulang produk sedang berlangsung.

5. Luksemburg

Luksemburg turut terdampak dalam rangkaian insiden tersebut. Sebelumnya, jaringan Delhaize melaporkan bahwa sejumlah gerainya di negara itu mengalami gangguan pada sistem pendingin.

Peristiwa tersebut terjadi di tengah laporan gangguan serupa yang dialami sejumlah jaringan supermarket di Belgia. Meski demikian, rincian mengenai kerugian maupun jumlah makanan yang terdampak di Luksemburg belum diketahui.

6. Belanda

Di Belanda, gangguan dilaporkan terjadi pada sedikitnya 17 toko daging dan toko kelontong lokal. Penyebab dan cakupan kerusakan di masing-masing tempat masih perlu dipastikan.

7. Portugal

Di Portugal, tujuh gerai Intermarche dilaporkan terdampak. Jaringan tersebut berada di bawah kelompok usaha Mosqueteiros.

Pihak perusahaan menduga gangguan berasal dari serangan terhadap penyedia layanan eksternal yang bertanggung jawab mengelola sistem pendingin toko.

8. Swedia

Di Swedia, dua jaringan supermarket besar, ICA dan Coop, dilaporkan mengalami gangguan pada perangkat pendingin.

ICA menyebut sejumlah kecil tokonya terdampak. Salah satu gerai ICA di Sjobo melaporkan bahwa lemari pendingin dan freezer mereka diretas sehingga pengatur suhunya berubah hingga 50 derajat Celsius. Di sisi lain, gerai ICA Baronen di Stockholm memasang pemberitahuan bahwa seluruh freezer tidak dapat digunakan akibat serangan siber.

Coop mengonfirmasi adanya insiden siber yang berdampak pada enam gerai dari sekitar 800 toko yang mereka miliki. Perusahaan menyebut gerai yang terdampak masih menggunakan koneksi 4G, bukan sistem 5G yang lebih baru, sehingga dinilai lebih rentan terhadap gangguan.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa ini merupakan insiden siber. Masalah tersebut kini telah teratasi dan lemari pendingin serta alat pembeku sudah berfungsi kembali seperti sedia kala," ujar juru bicara Carlos Cancino kepada AFP.

ICA juga menyampaikan bahwa sebagian perangkat pendingin yang terdampak menggunakan teknologi pengendali suhu dari perusahaan Denmark, Danfoss.

Insiden serupa sebelumnya dilaporkan terjadi di Prancis pada malam 11 hingga 12 Oktober 2026. Serangan tersebut berdampak pada ratusan gerai dari sejumlah jaringan ritel dan menyebabkan kerusakan stok makanan.

Baca juga artikel terkait PERETASAN atau tulisan lainnya

tirto.id - Flash News
Reporter: Prihatini Wahyuningtyas
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Prihatini Wahyuningtyas