tirto.id - Platform perdagangan kripto global, Binance, mengumumkan perkembangan terkait insiden pembobolan masif yang melanda sistem mereka. Perusahaan menyatakan telah berhasil memulihkan serta mengganti sebagian besar dana pengguna yang amblas akibat peretasan beruntun yang mencatatkan rekor terbesar dalam sejarah industri aset digital.
Berdasarkan laporan pemulihan tahap ketiga yang dirilis akhir pekan ini, pihak manajemen menyebutkan bahwa persentase aset yang berhasil ditambal kini telah mencapai 90 persen. Angka tersebut mengalami peningkatan dari posisi sehari sebelumnya yang baru berada di kisaran 80 persen.
Langkah penambalan celah kerugian ini dilakukan perusahaan dengan cara mengalirkan cadangan dana internal guna memborong token baru sebagai pengganti aset digital nasabah yang raib digondol peretas.
Kendati demikian, pihak bursa memastikan komitmennya untuk merampungkan sisa kekurangan yang ada agar seluruh kerugian tertutupi sepenuhnya.
"Kami sekarang telah mengisi kembali 90 persen dari aset yang dicuri, dan kami berkomitmen untuk menanggung sisa yang 10 persen. Pengguna kami tidak akan menanggung dampak finansial dari insiden ini,” kata Co-CEO Richard Teng dikutip dari Reuters, Minggu (1/11/2026).
Insiden keamanan siber yang menimpa Binance ini diperkirakan menelan kerugian fantastis hingga menyentuh angka 6,3 miliar dolar AS atau jika dikonversi setara dengan lebih dari Rp113 triliun. Aksi kejahatan siber berskala besar ini bahkan sempat memicu sorotan dari berbagai lembaga penegak hukum global, termasuk FBI yang mengaitkan serangan tersebut dengan kelompok peretas asal Korea Utara.
Meski diguncang krisis likuiditas akibat serangan siber masif tersebut, Binance menegaskan bahwa operasional pemulihan berjalan sesuai rencana. Manajemen memastikan bahwa layanan penarikan (withdrawal) bagi para pengguna dijadwalkan akan kembali dibuka secara bertahap sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan sebelumnya.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Rina Nurjanah
Masuk tirto.id




































