tirto.id - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, buka suara terkait sikap mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi yang dinilainya berulang kali melontarkan serangan terhadap Singapura. Dino mengaku kaget dengan perubahan sikap Lutfi ini.
"Serangan-serangan yang obsesif dan tiada henti terhadap Singapura yang dilontarkan oleh mantan Menteri Perdagangan M. Lutfi sungguh bikin kaget," kata Dino melalui akun X (Twitter) dikutip Jumat (30/10/2026).
Dino mengaku heran sebab dulu pernah bekerja bersama Lutfi selama satu dekade di bawah pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Katanya, saat itu Lutfi justru bekerja keras mendorong kerja sama Indonesia dan Singapura, khususnya di bidang perdagangan dan investasi.
Dino mengaku tidak memahami alasan perubahan sikap Lutfi yang dinilainya berpotensi merusak kontribusi yang telah dibangun dalam hubungan Indonesia-Singapura.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi dengannya, dan mengapa perubahan sikapnya begitu mendadak hingga merusak banyak kontribusinya terhadap hubungan Indonesia-Singapura," tulis Dino dalam unggahannya.
Ia pun berharap Lutfi dalam keadaan baik-baik saja.
Sebelumnya, Muhammad Lutfi melontarkan sejumlah kritik terhadap Singapura terkait sejumlah persoalan ekonomi dan lingkungan melalui unggahan Instagramnya.
Lutfi mempersoalkan langkah Singapura mengirim surat peringatan kepada perusahaan Indonesia yang diduga terkait kebakaran hutan. Dia juga menyoroti dugaan pengaruh investor Singapura terhadap gejolak pasar modal Indonesia.
Selain itu, Lutfi mengkritik praktik transfer pricing, round-tripping, dan fasilitas bebas pajak yang menurutnya membuat keuntungan dari sumber daya Indonesia justru mengalir ke Singapura.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id


































