Menuju konten utama

CPNS 2026 Dibuka November, KemenPANRB Ungkap Sejumlah Formasinya

Berdasarkan kesepakatan pemerintah bersama DPR RI pada 6 November 2026, terdapat beberapa formasi yang menjadi prioritas dalam seleksi CPNS 2026.

CPNS 2026 Dibuka November, KemenPANRB Ungkap Sejumlah Formasinya
Sejumlah CPNS menandatangi SK saat penyerahan SK CPNS di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (28/5/2025). ANTARA FOTO/Jasmine Nadhya Thanaya/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah akan membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 untuk memenuhi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan sejumlah program prioritas Presiden. Rekrutmen tersebut direncanakan berlangsung pada November 2026 dengan sejumlah formasi yang telah disiapkan.

Berdasarkan kesepakatan pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada 6 November 2026, beberapa formasi yang menjadi prioritas dalam seleksi CPNS 2026 antara lain Polisi Hutan, Manggala Agni, Guru Sekolah Terintegrasi, dan Guru Sekolah Unggul Garuda.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), dalam siaran resminya, menyampaikan pemerintah juga akan membuka kesempatan bagi pelamar untuk mengisi posisi lain yang dibutuhkan guna mendukung pelaksanaan program prioritas nasional.

"Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mewujudkan sistem manajemen ASN yang lebih pasti, adil, dan berkelanjutan. Penataan status pegawai, perlindungan dan kepastian keberlanjutan bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, tenaga teknis dan pelaksana lainnya, serta pembukaan rekrutmen CPNS merupakan pemberian kesempatan secara luas bagi warga negara," tulis KemenPANRB, dikutip Minggu (8/11/2026).

KemanPANRB juga menyatakan proses seleksi akan dilaksanakan secara transparan, kompetitif, dan berbasis sistem merit. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengikuti seleksi dan bergabung sebagai bagian dari aparatur negara.

Di sisi lain, pemerintah juga menyepakati sejumlah kebijakan penataan tenaga ASN, termasuk peningkatan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu.

Kebijakan tersebut mencakup PPPK Paruh Waktu dari berbagai profesi, mulai dari dosen, pemadam kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), tenaga kesehatan, tenaga medis, tenaga teknis, hingga tenaga pelaksana lainnya. Pengangkatan akan dilakukan secara bertahap sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam pelayanan publik.

Pemerintah juga memberikan kesempatan kepada PPPK Penuh Waktu yang sebelumnya berstatus PPPK Paruh Waktu untuk mengikuti seleksi CPNS secara terbuka dan kompetitif pada 2027, sesuai ketentuan pengadaan ASN.

Sementara itu, kepastian keberlanjutan masa kerja turut diberikan kepada guru non-ASN dan tenaga kesehatan yang memenuhi kriteria pemerintah.

Guru non-ASN yang mengajar di sekolah negeri, terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dengan batas data Desember 2024, serta memiliki perjanjian kerja yang berakhir pada Desember 2026 akan mendapatkan perpanjangan masa perjanjian kerja.

Hal serupa berlaku bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan. Pemerintah juga membuka kesempatan bagi kelompok tersebut untuk mengikuti seleksi CPNS 2027 yang pelaksanaannya akan dimulai secara bertahap pada 1 Januari 2027.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Flash News
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana