Menuju konten utama

Cara Menghilangkan Bulu Kucing di Baju Tanpa Merusak Kain

Bingung bagaimana cara menghilangkan bulu kucing di baju? Simak cara membersihkan bulu si anabul dari pakaian tanpa merusak kain dan rekomendasi produknya.

Cara Menghilangkan Bulu Kucing di Baju Tanpa Merusak Kain
Ilustrasi kucing bulunya rontok. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Bulu kucing menempel di baju sudah jadi hal biasa bagi cat lover, tapi jika bulu yang menempel terlalu banyak, apalagi jika pakai baju hitam, pastinya akan mengganggu penampilan karena jadi terlihat kotor. Lalu, bagaimana cara menghilangkan bulu kucing di baju?

Sama halnya seperti rambut manusia yang bisa rontok, rontoknya bulu kucing juga merupakan hal yang wajar dan merupakan bagian dari siklus alami pertumbuhan bulu. Selama jumlahnya tidak berlebihan, bulu kucing yang rontok tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

Namun, satu hal yang sering dipermasalahkan adalah bulu-bulu rontok ini kerap tersebar di ruangan dan menempel pada banyak barang, mulai dari sofa, karpet, hingga pakaian, apalagi jika kita bersentuhan langsung dengan si kucing.

Bulu yang menempel di baju tentu akan membuat pakaian kita jadi terlihat kotor dan merusak penampilan. Masalahnya, membersihkan bulu-bulu kucing ini tidak bisa sembarangan. Bulu yang menempel di baju biasanya tersangkut di serat kain dan susah dibersihkan.

Jika asal digosok atau disikat, cara ini justru bisa merusak kain. Itulah kenapa para cat lover perlu mengetahui cara membersihkan bulu kucing di pakaian dengan benar agar tidak merusak kain baju yang dipakai.

Cara Menghilangkan Bulu Kucing di Baju

Ilustrasi pembersih bulu kucing

Ilustrasi pembersih bulu kucing. foto/istockphoto

Bulu kucing yang menempel di baju bisa membuat pakaian terlihat kurang bersih, terutama jika kain berwarna gelap. Ada beberapa cara praktis yang bisa dicoba untuk menghilangkan bulu hewan di baju, berikut beberapa di antaranya:

1. Gunakan Lint Roller atau Selotip

Cara menghilangkan bulu kucing di baju yang bisa dilakukan adalah menggunakan lint roller. Sesuai namanya, alat ini biasanya berbentuk rol dengan lapisan kertas berperekat seperti selotip yang dapat diganti setelah permukaannya dipenuhi bulu.

Cara kerja lint roller untuk bulu kucing cukup sederhana, yaitu dengan memanfaatkan daya rekat pada permukaan rol untuk menangkap bulu dan kotoran kecil ketika digerakkan di atas kain.

Kita bisa langsung menggunakan alat ini pada baju yang sedang dipakai. Agar hasilnya maksimal, kita bisa pakaian pada permukaan yang rata, lalu gulirkan lint roller secara perlahan ke bagian yang dipenuhi bulu.

Ulangi gerakan menggulir hingga bulu terangkat semua, lalu ganti lapisan perekat jika sudah terlalu penuh dengan bulu. Jika tidak memiliki lint roller, kita juga bisa menggunakan selotip besar atau lakban sebagai alat penghilang bulu pakaian.

Tempelkan selotip pada area yang dipenuhi bulu, tekan perlahan, kemudian angkat secara hati-hati. Hindari selotip dengan perekat yang terlalu kuat agar serat pakaian tidak ikut tertarik, apalagi jika hendak digunakan pada kain yang halus, berbulu, atau mudah rusak.

2. Gunakan Sarung Tangan Karet

Cara membersihkan bulu kucing tanpa merusak kain bisa juga dengan memakai sarung tangan karet. Permukaan karet yang bergesekan dengan kain membantu mengumpulkan bulu sehingga lebih mudah diambil.

Cara memakai sarung tangan karet untuk membersihkan bulu juga relatif mudah. Kenakan sarung tangan karet yang bersih, basahi sedikit permukaannya hingga lembap, lalu usapkan secara perlahan dan searah pada bagian pakaian yang dipenuhi bulu.

Bulu dapat menempel pada permukaan sarung tangan, ada pula sebagian bulu mungkin yang akan menggumpal dan lebih mudah diambil untuk dibuang ke tempat sampah.

Jika tidak punya sarung tangan karet, bisa juga memakai kain microfiber atau spons bersih yang sedikit dibasahkan (lembap). Caranya pun sama, cukup gosokkan perlahan pada pakaian sampai bulu-bulu kucing terlepas dari serat kain.

3. Cuci Baju dengan Cara yang Tepat

Jika masih ada bulu kucing yang tertinggal setelah dibersihkan menggunakan lint roller atau sarung tangan karet, mencuci baju akan membantu mengangkat sisa bulu dan kotoran.

Namun, sebaiknya singkirkan sebanyak mungkin bulu sebelum pakaian dimasukkan ke mesin cuci. Bulu yang menumpuk berpotensi berpindah ke pakaian lain atau terkumpul di bagian mesin cuci selama proses pencucian.

Cara menghilangkan bulu kucing di baju dengan metode cuci juga tidak bisa sembarangan. Pertama, pisahkan dulu pakaian yang dipenuhi bulu kucing dari pakaian lain agar bulu tidak semakin menyebar, bisa juga menggunakan jaring laundry.

Selanjutnya, gunakan deterjen atau lakukan pencucian sesuai dengan petunjuk perawatan pada label baju. Periksa pula saringan atau filter mesin cuci sesuai petunjuk produsennya untuk membersihkan sisa bulu yang terkumpul.

Cara Mencegah Bulu Kucing Menempel di Baju Lagi

Ilustrasi pembersih bulu kucing

Ilustrasi pembersih bulu kucing. foto/istockphotoi

Selain mengetahui cara menghilangkan bulu kucing di baju, cat lover juga bisa melakukan beberapa langkah pencegahan agar bulu tidak mudah menempel kembali di pakaian. Kuncinya adalah menjaga kebersihan kucing, tempat tinggalnya, dan pakaian yang kita gunakan. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Rutin Menyisir Bulu Kucing

Menyisir bulu kucing secara rutin dapat membantu mengangkat bulu yang sudah terlepas atau hampir rontok sebelum menyebar ke pakaian dan perabot rumah. Gunakan sisir yang sesuai dan lakukan dengan lembut agar tidak melukai kulit si anabul.

Selain membantu mengurangi bulu yang beterbangan, kebiasaan ini juga dapat mencegah bulu kusut, terutama pada kucing berbulu panjang.

2. Lakukan Grooming Secara Berkala

Grooming tidak hanya soal menyisir, tapi juga merawat kebersihan bulu, memeriksa kondisi kulitnya, hingga memotong kuku jika diperlukan. Pemilik kucing bisa melakukan perawatan dasar di rumah atau membawa kucing ke pet salon sesuai kebutuhan.

3. Bersihkan Tempat Tidur Kucing Secara Rutin

Tempat tidur, selimut, atau alas yang sering digunakan kucing bisa menjadi tempat berkumpulnya bulu rontok. Jika tidak rutin dibersihkan, bulu-bulu tersebut bisa berterbangan dan menyebar ke banyak tempat.

Untuk mengurangi risiko ini, bersihkan tempat tidur kucing secara rutin menggunakan penyedot debu, sikat khusus, atau alat lain seperti lint roller. Jika memungkinkan, sediakan alas tidur khusus yang mudah dicuci agar perawatannya lebih praktis.

4. Jaga Kebersihan Rumah

Bulu kucing yang menumpuk di sofa, karpet, kasur, tirai, hingga lantai dapat dengan mudah berpindah ke pakaian. Oleh karena itu, bersihkan area yang sering dilalui dan digunakan kucing secara berkala.

Gunakan penyedot debu yang sesuai untuk membersihkan sofa dan karpet, serta pel lantai atau lap permukaan perabot secara rutin. JIka memungkinkan, bisa juga menggunakan penutup sofa yang mudah dilepas dan dicuci.

5. Penuhi Kebutuhan Nutrisi Kucing

Kesehatan kulit dan bulu kucing turut dipengaruhi oleh asupan nutrisinya. Berikan makanan lengkap dan seimbang yang sesuai dengan usia serta kondisi kesehatan kucing. Nutrisi yang memadai membantu menjaga kesehatan kulit serta kualitas bulunya.

Pastikan pula kucing mendapatkan air minum yang cukup. Namun, perlu diingat bahwa makanan bergizi tidak akan menghentikan kerontokan alami sepenuhnya. Jika bulu rontok secara berlebihan, segera periksakan ke dokter hewan untuk mengetahui penyebabnya.

6. Simpan Pakaian di Lemari Tertutup

Untuk meminimalkan risiko bulu kucing menempel di baju, pastikan untuk selalu menyimpan pakaian di lemari atau tempat tertutup. Hindari menumpuk baju bersih di sofa, kasur, atau kursi yang sering menjadi tempat kucing beristirahat.

Setelah dicuci dan dikeringkan, segera lipat atau setrika, lalu simpan di lemari. Jika memiliki pakaian khusus untuk bekerja atau menghadiri acara, simpan dalam kantong pakaian atau gunakan plastik cover agar baju tetap bersih sampai digunakan.

Demikian cara menghilangkan buku kucing di baju serta tips pencegahannya. Secara garis besar, lint roller cocok untuk membersihkan bulu dengan cepat sebelum bepergian, sedangkan sarung tangan karet dapat digunakan berulang kali untuk mengumpulkan bulu melalui gesekan.

Jika tidak memiliki keduanya, selotip atau lakban pun bisa menjadi solusi darurat. Sebelum mencoba metode apa pun, uji terlebih dahulu pada bagian kecil yang tersembunyi untuk mengurangi risiko kerusakan kain.

Jangan lupa untuk mencuci pakaian demi membersihkan sisa bulu yang masih menempel dan selalu jaga kebersihan rumah untuk meminimalkan paparan bulu kucing ke baju kita.

Rekomendasi Alat Pembersih Bulu Kucing

Ilustrasi pembersih bulu kucing

Ilustrasi pembersih bulu kucing. foto/istockphoto

Bulu kucing yang menempel pada pakaian, sofa, atau karpet bisa sulit dibersihkan jika hanya mengandalkan tangan kosong. Untuk mempermudah proses pembersihan, kita bisa menggunakan alat khusus yang memang dirancang untuk mengangkat bulu dari berbagai permukaan, berikut rekomendasinya:

1. Roller Pembersih Bulu Hewan

Alat pembersih ini efektif untuk mengangkat bulu hewan, debu, hingga rambut dari berbagai permukaan, misalnya sofa, pakaian, tempat tidur, dan area lainnya. Penggunaannya pun praktis, cukup gulirkan alat secara perlahan pada permukaan yang ingin dibersihkan.

Produk ini dilengkapi satu rol kertas perekat (sticky paper) berukuran 10 cm yang mudah diganti ketika habis. Dengan ukuran yang ringkas, alat ini nyaman digenggam dan mudah disimpan. Produk ini bisa dibeli di harga Rp10.000–Rp15.000.

2. Magic Roller Pet Hair Remover

Roller ini juga bisa membantu mengangkat bulu hewan peliharaan dari berbagai permukaan seperti sofa, pakaian, dan tempat tidur. Alat ini mudah digunakan dan dibersihkan, serta dapat dicuci dan digunakan kembali sehingga tidak perlu terus-menerus membeli alat pengganti.

Magic Roller juga tidak memerlukan listrik dan bisa dicuci sehingga praktis untuk penggunaan sehari-hari. Produk ini terbuat dari material ABS dengan sikat berbahan serat nilon. Magic Roller Pet Hair Remover bisa dibeli di harga Rp25.000–Rp30.000.

3. Olive Care Pet Hair Magnet Glove

Olive Care menghadirkan sarung tangan pembersih yang mampu mengangkat bulu hewan peliharaan, rambut, serta kotoran dari berbagai permukaan seperti baju, sofa, selimut, karpet, hingga kasur. Sarung tangan ini dapat digunakan berulang kali tanpa baterai, listrik, maupun perekat tambahan.

Bentuknya fleksibel, mudah dicuci, serta dapat digunakan langsung pada tubuh hewan untuk membantu mengangkat bulu yang rontok. Lapisan luarnya berbahan High-Density Electrostatic Polyester Filament yang efektif mengangkat bulu. Produk ini dibanderol harga Rp65.000–Rp70.000.

4. Bagus Micromate Lint Roller

Bagus Micromate Lint Roller termasuk alat pembersih berbentuk rol dengan lapisan perekat untuk mengangkat debu, kotoran, dan bulu hewan. Alat ini cocok untuk permukaan kain dan bisa digunakan pada pakaian, sofa, hingga tempat tidur.

Cara penggunaannya praktis, cukup gulirkan rol pada permukaan yang ingin dibersihkan hingga kotoran terangkat. Produk ini dilengkapi penutup untuk melindungi lapisan perekat saat tidak digunakan da rol dapat diisi ulang. Bagus Micromate Lint Roller dijual seharga Rp80.000–Rp90.000.

5. Pet Grooming Gloves Cat Hair Removal Tool

Sarung tangan pembersih bulu hewan ini dapat digunakan untuk membantu mengangkat bulu rontok dari tubuh hewan peliharaan sekaligus membersihkan bulu yang menempel pada pakaian atau sofa.

Produk ini dilengkapi sikat dua arah dan permukaan yang memanfaatkan teknologi elektrostatis untuk membantu mengumpulkan bulu dengan lebih praktis. Sarung tangan dapat dicuci dan digunakan kembali, sehingga mudah dirawat setelah pemakaian. Produk ini dibanderol harga Rp30.000–Rp40.000.

Temukan berbagai tips, rekomendasi produk, hingga informasi menarik lain seputar dunia kucing melalui tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel Kucing

Baca juga artikel terkait KUCING atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani