Menuju konten utama

BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi 99 Kabupaten/Kota di Atas 6 Persen

BPS mencatat sejumlah daerah bahkan mampu tumbuh mencapai 8 persen, berkat penguatan sektor unggulan, mulai dari industri hingga non-tambang.

BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi 99 Kabupaten/Kota di Atas 6 Persen
Sejumlah petugas sensus ekonomi mengikuti Apel Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Lhokseumawe, Aceh, Senin (15/6/2026). ANTARA FOTO/Rahmad/bar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebaran ekonomi daerah di Indonesia menunjukkan tren positif. Sepanjang semester I-2026, sebanyak 99 kabupaten/kota tercatat berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi di atas enam persen.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan pertumbuhan ekonomi nasional merupakan hasil agregasi dari kinerja ekonomi provinsi hingga tingkat kabupaten/kota.

“Kami juga menyampaikan bahwa ada 99 kabupaten/kota di Indonesia yang tumbuhnya sudah di atas 6 persen selama semester I-2026,” katanya usai menerima kunjungan Wamenko Perekonomian, Drajad Wibowo, di kantor BPS, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Dalam pemaparannya, ia menyebutkan sejumlah daerah bahkan mampu tumbuh melampaui angka tersebut, yakni 8 persen, berkat penguatan sektor unggulan masing-masing, baik dari sektor industri maupun sektor non-tambang.

"Kami menunjukkan ada kabupaten/kota yang sudah tumbuh di atas bahkan di atas 8 persen," ujar Amalia.

Amalia mencontohkan wilayah seperti Kendal dan Batang yang mengalami pertumbuhan di atas 8 persen karena ditopang oleh pergerakan industri manufaktur serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batang.

Selain itu, terdapat pula daerah nontambang seperti Sidrap yang mampu tumbuh mendekati 7 persen melalui peningkatan produktivitas sektor pertanian dan masuknya investasi, termasuk industri porang.

Menanggapi data tersebut, Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Drajad Wibowo, optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional dapat tercapai apabila keberhasilan model pembangunan di berbagai daerah tersebut mampu direplikasi secara luas.

Drajad menilai berkaca pada sebaran data yang ditunjukkan oleh BPS, target pertumbuhan ekonomi untuk periode mendatang sangat realistis untuk diwujudkan, bahkan berpotensi melampaui target yang dipatok jika momentum ekonomi daerah terus dijaga.

"Jadi insyaAllah kalau ini bisa kita replikasi dan insyaAllah bisa itu pertumbuhan ekonomi 2027 6 persen targetnya. itu insyaAllah amat sangat feasible, amat sangat reachable dan rasanya kalau lihat datanya BPS, itu rasanya malah mungkin bisa lebih tinggi dari 6 persen," kata Drajad.

Dengan mengoptimalkan potensi keunggulan lokal seperti yang terjadi di Kendal, Batang, hingga Sidrap, ia memandang bahwa momentum ini menjadi fondasi kuat untuk mengakselerasi target pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih tinggi ke depannya.

“Kalau itu bisa momentumnya bisa kita bangun, insyaallah target presiden ya kebijakan presiden untuk pertumbuhan 8 persen itu sesuatu yang amat sangat bisa dicapai,” ucapnya.

Baca juga artikel terkait PERTUMBUHAN EKONOMI atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Bayu Septianto