Menuju konten utama

Bahlil Minta Tak Ada Rolling Komisi Fraksi Golkar: Sudah Kompak

Bahlil mengaku akan mengevaluasi kepengurusan Partai Golkar sebagai perbaikan sistem dan tidak memungkiri mengganti pengurus agar lebih baik.

Bahlil Minta Tak Ada Rolling Komisi Fraksi Golkar: Sudah Kompak
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia usai acara Do’a Bersama dan Tasyakuran HUT ke-62 Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa (20/10/2026) malam. tirto.id/Rahma Dwi Safitri
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, meminta kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, agar memerintahkan Ketua Fraksi Golkar di DPR tidak melakukan perombakan atau rolling anggota komisi.

Saat ini, posisi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Fraksi Golkar DPR RI dijabat oleh Daniel Mutaqien Syafiuddin setelah Sarmuji diangkat menjadi Menteri Perindustrian pada Oktober 2026.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat memimpin yel-yel “Golkar Solid” dalam acara Do’a Bersama dan Tasyakuran HUT ke-62 Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa (20/10/2026) malam. Namun, respons kader dinilainya belum kompak meski meneriakkan soliditas.

“Saya pimpin kita untuk teriak yel-yel ya. Golkar!” kata Bahlil, Selasa (20/10/2026) malam.

“Solid!” jawab para kader yang hadir.

“Ah ini, ini kan massanya bukan massa cair. Ini semua elite ini di atas, di sana, belakang, Anggota DPR, pengurus. Ini lama-lama pengurus ini sebagian kita reshuffle juga kelihatannya,” katanya sambil berkelakar.

“Solid gimana? Cuma di sini saja teriaknya solid, di sana enggak solid gitu. Ini orang bilang orang Papua bilang: Tulis lain, baca lain, bikin lain. Nah ini,” lanjutnya lagi.

Bahlil kemudian mengulanginya lagi dan dijawab lebih kompak oleh para kader.

“Pak Sekjen, perintahkan kepada ketua fraksi, enggak boleh ada rolling-rolling komisi. Sudah kompak ini malam ini,” tuturnya.

Bahlil juga menyinggung kemungkinan perombakan kepengurusan Partai Golkar. Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk memastikan seluruh pengurus aktif menjalankan tugasnya.

“Dan pergantian kepengurusan itu kan sebagai bagian daripada apa ya, perbaikan sistem. Ya kalau memang hari ini strikernya kurang bagus, kita cari cadangan dulu, cari striker baru,” katanya.

“Kalau memang sudah bosan di bek, ya sudah kau parkir dulu, bisa kiper atau diparkir dulu, kita cari yang lain lagi. Yang penting adalah tim kesebelasan Partai Golkar, bukan tim kesebelasan partai yang lain,” kata Bahlil.

Baca juga artikel terkait PARTAI GOLKAR atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher