Atraksi Balon Udara Ala Cappadocia di Wonosobo

Warga memadati area penerbangan balon. Tiket masuk seharga Rp 2000,- cukup terjangkau bagi warga yang ingin berwisata. ANTARA FOTO/ Anis Efizudin
Balon yang diterbangkan membentuk formasi Gunung Sindoro, Telaga Menjer, Waduk Wadaslintang dan Gunung Prau sebagai ikon wisata alam yang ada di kabupaten Wonosobo. ANTARA FOTO/ Anis Efizudin
Puluhan balon siap diterbangkan sejak pagi karena acara hanya berlangsung dari pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. FOTO/ Anis Efizudin
Penari Lengger menjadi daya tarik bagi pengunjung. Tarian ini khas tradisional dari Desa Plobangan, Selomerto, Wonosobo, Jawa Tengah. ANTARA FOTO/ Anis Efizudin
Sejumlah remaja memanaskan bagian dalam balon agar dapat terbang. Balon diterbangkan setinggi kurang lebih 30-40 meter dan wajib diikat agar terkendali. YOUTUBE CHANNEL/ HUMAS JATENG
Menerbangkan balon udara sudah tradisi sejak lama di Wonosobo. Warga menerbangkannya setiap merayakan Lebaran. Balon-balon tersebut kini dihias semakin cantik hingga viral, menarik wisatawan dan menjadi ajang rutin tahunan. ANTARA FOTO/ Anis Efizudin
Minggu, 4 September 2022 14:32 WIB
Java Balloon Attraction adalah acara rutin yang diadakan di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Menerbangkan balon biasanya dilakukan warga setiap merayakan Lebaran dan sejak 2006 menjadi agenda rutin pemerintah daerah dengan melombakannya di tingkat kabupaten.

Tahun 2019 balon-balon terbang yang cantik ini menjadi viral saat menjadi bagian dari Festival Sindoro Sumbing, sayangnya festival tahunan tersebut sempat terhenti dua tahun karena wabah Covid-19.

Minggu 4 September 2022 ini, balon-balon hias berukuran besar itu kembali menarik minat wisatawan saat diterbangkan di Taman Wisata Kalianget, Wonosobo. Kali ini ada 25 balon hias yang terpilih dari Festival Balon Udara Piala Bupati dan 3 balon unik yang terbuat dari kertas.

Balon-balon tersebut diterbangkan pada ketinggian 15 dan 30 meter membentuk formasi ikon wisata alam yang ada di Wonosobo seperti Gunung Sindoro, Telaga Menjer, Waduk Wadaslintang dan Gunung Prau lalu diatur hingga berayun mengikuti alunan musik gamelan tari Lengger.

Demi kenyamanan dan keamanan balon tetap ditambatkan ke tanah sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 Tahun 2018 tentang Penggunaan Balon Udara Pada Kegiatan Budaya Masyarakat dan hanya diterbangkan pada pukul enam hingga sembilan pagi waktu setempat.

ANTARA FOTO/ Anis Efizudin
DarkLight