tirto.id - Kasus pembegalan menimpa seorang pengemudi taksi online, Ahmad Andalusi, di kawasan Jalan Alam Segar I, Pamulang Barat, Tangerang Selatan (Tangsel). Peristiwa perampokan disertai kekerasan tersebut terjadi pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.
Pelaku pembegalan berinisial AF (21) menyamar sebagai penumpang sebelum akhirnya membawa kabur mobil korban.
Aksi pembegalan ini bermula saat korban menerima pesanan taksi online yang terdaftar atas nama seorang perempuan. Namun, saat berada di lokasi penjemputan, penumpang yang naik adalah seorang pria yang meminta diantarkan ke Jalan Bambu Apus, Jakarta Timur.
"[Pelaku mengaku] akun punya istrinya. Sempat saya tolak, berhubungan dia mohon-mohon, ya akhirnya saya kasihan, Pak, ya. Ya udah akhirnya saya antar. Biasa di jalan ngobrol, cerita, ketawa-ketawa, dia juga bilang mantan narik juga ojol gitu," kata Ahmad kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (12/10/2026).
Ahmad menjelaskan bahwa sebelum penyerangan terjadi, dirinya sempat diminta menunggu di lokasi tujuan dengan alasan pelaku hendak mengambil uang tunai.
"Sempat saya tolak karena tidak sesuai aplikasi. Berhubung dia minta mohon-mohon, tidak dapat sopir online, makanya saya antar. Pas saya antar, ya udah, pas begitu tujuan dia alasannya mau ngambil uang tunai di kontrakannya. Saya tunggu sekitar 15 menit," imbuhnya.
Duel Berdarah dalam Mobil
Aksi penganiayaan terjadi seketika setelah pelaku kembali ke kendaraan. Tanpa pemicu awal, pelaku langsung menyerang Ahmad menggunakan senjata tajam.
"Saya tunggu, begitu dia balik lagi ke mobil, nutup mobil, ngunci, langsung nyekik, langsung tusuk, Pak. Ini sekitar 10 tusukan, bacokannya 3. Sebelah kiri 2, ini yang sebelah kanan 4 tusukan," jelasnya.
Meski dalam kondisi terluka parah dan berdarah-darah, Ahmad sempat memberikan perlawanan di dalam mobil. Duel antara korban dan pelaku berlangsung hingga setengah jam.
"Iya sempat ngelawan, saya. Sempat ngelawan, makanya saya tangannya habis. Lumayan, setengah jaman lah kira-kira," ujarnya.
Pertikaian tersebut berakhir saat pelaku menendang korban keluar dari mobil. Ahmad yang terhempas berusaha meminta pertolongan warga sekitar, sementara pelaku sempat berupaya menabrak korban sebelum membawa kabur kendaraan.
"Akhirnya saya ditendang dari mobil, dua kali. Terjatuh, dia ngejar. Dia pas begitu saya agak jauh, dia balik lagi ke mobil, ngejar pakai mobil. Mau nabrak dia rencananya itu. Buang badan, ya akhirnya warga sempat keluar, langsung tancap gas," tuturnya.
Akibat insiden tersebut, Ahmad mengalami luka parah di sejumlah bagian tubuh akibat serangan senjata tajam.
Ahmad menyampaikan apresiasi atas tindak lanjut penyelidikan hingga pelaku berinisial AF (21) dapat ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Penulis: Muhammad Rayfahd Haykal
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id


































