Menuju konten utama

Trump: Iran akan Menaikkan Serangan Jelang Pemilu Paruh Waktu AS

Menurut Trump, Iran akan dengan sengaja memicu eskalasi ketegangan demi mendulang keuntungan politik dengan cara merusak stabilitas AS.

Trump: Iran akan Menaikkan Serangan Jelang Pemilu Paruh Waktu AS
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato kepada bangsa dari East Room Gedung Putih di Washington, DC, pada 16 Juli 2026. (Foto oleh SAUL LOEB / POOL / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menuding Iran akan meningkatkan aksi militer menjelang pemilu paruh waktu AS pada 3 November 2026 mendatang.

Dalam pandangan Trump, pihak Iran akan dengan sengaja memicu eskalasi ketegangan demi mendulang keuntungan politik dengan cara merusak stabilitas AS.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump di hadapan para pendukungnya di Tennessee, wilayah yang dikenal sebagai basis tradisional Partai Republik. Kampanye rapat umum ini berlangsung hanya beberapa pekan menjelang dimulainya pemungutan suara kongres tingkat nasional.

"Mereka mungkin akan melakukan sedikit tindakan ekstra sebelum pemilu, dengan berpikir bahwa itu akan merugikan kita," ujar Trump dikutip dari TRT World, Minggu (11/10/2026).

Kendati demikian, Trump mengklaim bahwa pemerintahannya selama ini telah menunjukkan sikap menahan diri, meskipun operasi militer telah memberikan kehancuran besar pada sektor maritim Iran.

"Namun, kita bisa mengakhirinya dengan sangat cepat," kata Trump.

Trump juga mengklaim pasukan koalisi telah menenggelamkan sebanyak 159 kapal milik Iran sejak konflik bersenjata berkobar pada akhir Februari lalu.

"Mereka tidak tahu betapa baiknya saya kepada mereka," ucapnya.

Tak hanya itu, Trump juga menyampaikan ide untuk mengubah nama Selat Hormuz menjadi Selat Trump.

"Kami sedang memikirkan untuk mengubah namanya menjadi Selat Trump,” selorohnya.

Baca juga artikel terkait KONFLIK IRAN VS AMERIKA atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Bayu Septianto