tirto.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap menggelar pemeriksaan secara acak (random checking) guna mendalami keabsahan porsi saham publik (free float) serta data pihak terafiliasi yang disampaikan oleh perusahaan tercatat atau emiten.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa surat peringatan telah dikirimkan kepada seluruh emiten. BEI tak segan melayangkan sanksi tegas kepada jajaran direksi jika ditemukan penyampaian laporan yang menyesatkan atau tidak sesuai fakta.
"Minggu lalu reminder itu kami kirimkan kembali, dan setelah ini kami akan melakukan random checking. Bila ditemukan ada perusahaan tercatat yang melaporkan free float atau pihak terafiliasi tidak benar, kami akan mengambil tindakan tegas terhadap direksi yang bertanggung jawab," kata Jeffrey dalam Media Gathering di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (1/11/2026) dikutip dari Antara.
Upaya pengetatan pengawasan free float ini ditempuh BEI demi menggenjot kualitas transparansi pasar modal domestik. Selain itu, langkah ini merupakan bentuk respons konkret otoritas bursa atas berbagai catatan evaluasi dari penyedia indeks global, MSCI, mengenai transparansi serta akurasi data kepemilikan saham di Indonesia.
Penulis: Antara
Editor: Rina Nurjanah
Masuk tirto.id




































