Menuju konten utama

Siapa Akmal Marhali & Apa Pendapatnya Soal FIFA ASEAN Cup 2026?

Siapa sosok Akmal Marhali? Apa pula pendapatnya soal FIFA ASEAN Cup 2026 dan Timnas Indonesia?

Siapa Akmal Marhali & Apa Pendapatnya Soal FIFA ASEAN Cup 2026?
Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri depan) didampingi Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri depan) menyerahkan piala kepada pesepak bola Timnas Indonesia usai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). Indonesia juara setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dengan skor 4-2. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/Lmo/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Potongan video Akmal Marhali viral usai ia menyampaikan pandangan soal dugaan pengaturan pertandingan dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Pengamat sepak bola Indonesia itu menilai format turnamen membuka kans bagi Timnas Indonesia untuk jadi juara. Namun, ia juga mendesak FIFA menyelidiki sejumlah laga yang dianggap mencurigakan, termasuk Malaysia vs Singapura.

Akmal merupakan Koordinator Save Our Soccer (SOS), sebuah gerakan yang menyoroti tata kelola sepak bola. Namanya dikenal melalui kritik terhadap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), kompetisi domestik, dan ragam masalah sepak bola nasional. Akmal juga pernah jadi anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang mengusut Tragedi Kanjuruhan pada 2022, serta bergabung dengan Satuan Tugas Anti-Mafia Sepak Bola.

Pendapat Akmal Marhali soal ASEAN Cup& Timnas Indonesia

Akmal menilai FIFA ASEAN Cup 2026 seolah dirancang agar Timnas Indonesia memiliki peluang besar jadi juara. Pandangan tersebut merujuk pada pembagian grup dan kepentingan komersial turnamen, bukan bukti bahwa penyelenggara mengatur hasil pertandingan.

Menurut Akmal, Indonesia tidak langsung bertemu Thailand dan Vietnam pada fase grup yang secara peringkat FIFA keduanya lebih baik. Ia juga menyoroti besarnya basis suporter sepak bola Indonesia yang dinilai bisa jadi daya tarik komersial bagi penyelenggara.

"Indonesia harus ke final, kalau nggak ke final, siapa yang mau nonton pertandingan ini?" ujar Akmal, sebagaimana ia sampaikan dalam sebuah siniar di Tutur TV. Namun, video tersebut kini terpantau sudah dihapus.

Adapun Akmal menilai pasar Indonesia memiliki posisi penting bagi daya tarik turnamen sepak bola Asia Tenggara. Karena itu, Akmal memandang Timnas Indonesia perlu memanfaatkan peluang yang terbuka untuk meraih gelar juara.

Pernyataan tersebut kemudian viral dalam bentuk potongan klip tanpa konteks lengkap. Penilaian Akmal Marhali soal format dan kepentingan bisnis turnamen perlu dibedakan dari tuduhan pengaturan skor. Keduanya merupakan perkara berbeda.

Akmal Marhali Desak FIFA Investigasi Dugaan Pengaturan Skor

Di sisi lain, Akmal mendesak FIFA menyelidiki dugaan pengaturan skor yang menurutnya berisiko mencoreng FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menyoroti laga Malaysia vs Singapura yang berakhir 6-0 dan laga Indonesia vs Bangladesh yang berakhir 9-2.

Menurut Akmal, hasil pertandingan tersebut memunculkan tanda tanya soal jalannya pertandingan dan penampilan sejumlah pemain. Ia secara khusus menyoroti performa penjaga gawang Singapura, Izwan Mahbud. Selain itu, ia juga mempertanyakan kabar mengenai aktivitas pemain Bangladesh di tempat hiburan malam setelah kalah dari Indonesia.

"FIFA harus turun tangan dan mengclearkan apakah benar ada pengaturan skor atau tidak," ujar Akmal di siniar lainnya.

Adapun Akmal menjelaskan bahwa dugaan manipulasi laga tidak selalu berkaitan dengan bandar kasino daring berskala besar. Menurutnya, spekulan atau bandar taruhan ilegal juga bisa memanfaatkan pasar taruhan over-under, merujuk pada jenis taruhan yang didasarkan atas jumlah gol dalam pertandingan.

Akmal mendorong PSSI bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk menindak praktik yang terbukti merusak integritas sepak bola.

Baca juga artikel terkait TIMNAS INDONESIA atau tulisan lainnya dari Rofi Ali Majid

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Rofi Ali Majid
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Fitra Firdaus