Menuju konten utama

Serangan ke Gereja Yordania: 7 Tewas, Raja Abdullah Kejar Pelaku

Raja Yordania Abdullah II janji hukum berat pelaku penembakan gereja di Karak yang tewaskan 7 orang. Pemerintah tegaskan serangan teror takkan berhasil.

Serangan ke Gereja Yordania: 7 Tewas, Raja Abdullah Kejar Pelaku
Raja Yordania Abdullah II menjenguk para korban yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Militer Prince Ali bin Al Hussein, menyusul serangan bersenjata di sebuah gereja yang mengakibatkan tujuh orang tewas dan 27 lainnya terluka di Karak, Yordania, pada 23 Oktober 2026. Royal Court of Jordan / Handout / Anadolu. Tidak untuk digunakan di AS, Inggris, Kanada, Prancis, Jepang, Italia, Australia, Spanyol, Belgia, Korea, Afrika Selatan, Hong Kong, Selandia Baru, maupun Turki. foto/Reuters
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Raja Yordania Abdullah II berjanji menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku penembakan dalam upacara pemakaman di sebuah gereja di wilayah Karak, Yordania, pada Jumat (23/10/2026). Serangan tersebut menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai puluhan lainnya.

"Serangan teroris terhadap Karak akan dijawab dengan tindakan paling keras," ujar Raja Abdullah II melalui platform X, dikutip Sabtu (24/10/2026).

Raja Abdullah menyatakan bahwa pihak yang berupaya memecah belah masyarakat Yordania melalui kekerasan tidak akan berhasil menghadapi persatuan rakyatnya.

Dia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban tewas serta berharap para korban luka segera pulih. Abdullah menegaskan, setiap nyawa warga Yordania sangat berharga dan pemerintah akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang mengancam keamanan negara.

Melansir Reuters, tujuh orang tewas dalam tembakan di sebuah gereja di Yordania. Mayor Jenderal Abdallah al-Maaytah mengatakan sebagian besar korban luka dalam penembakan di Gereja Hamoud di provinsi Karak masih menerima perawatan. Sementara aparat keamanan terus memburu para pelaku.

Menteri Dalam Negeri Yordania Mazin Al Farrayeh menyebut serangan tersebut dilakukan oleh kelompok ekstremis. Namun, pihak berwenang menyatakan masih terlalu dini untuk memastikan apakah para pelaku memiliki hubungan dengan kelompok tertentu di dalam maupun luar Yordania.

Masih dari laporan Reuters, rekaman kamera pengawas yang ditayangkan stasiun televisi pemerintah Al-Mamlaka memperlihatkan tiga orang bersenjata melepaskan tembakan dari trotoar di luar gereja. Mereka tampak berlindung di balik pepohonan dan tembok rendah sebelum bergerak menuju pintu masuk gereja.

Khaled Burqan, salah seorang yang menghadiri pemakaman, mengatakan bahwa para pelaku menembaki orang-orang yang berada di lokasi selama beberapa menit. Saksi lainnya, Ihab Ammareen, mengaku melihat sejumlah orang berlumuran darah terjatuh setelah penembakan.

Baca juga artikel terkait AKSI TERORISME atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fahreza Rizky