tirto.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengintensifkan upaya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Pemprov DKI menargetkan hujan dapat mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya paling lambat pada Sabtu pekan ini.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan pelaksanaan penyemaian awan sebenarnya telah dimulai sejak kemarin, Rabu (21/10/2026). Namun, rekayasa cuaca belum berjalan optimal akibat minimnya tutupan awan di kawasan udara Jakarta.
"Untuk modifikasi cuaca, mudah-mudahan hari ini awannya cukup untuk bisa dilakukan intervensi. Sebenarnya mulainya kemarin tanggal 21, tetapi kemarin rupanya awannya belum cukup," kata Pramono saat konferesi pers di Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).
Pria yang juga politikus PDIP ini mengharapkan, kondisi pertumbuhan awan potensial hari ini dan besok dapat mendukung proses modifikasi cuaca secara maksimal, sehingga potensi dapat direalisasikan sebelum akhir pekan.
"Saya sangat berharap untuk hari ini dan besok, dan mudah-mudahan hari Sabtu paling lama sudah bisa turun hujan di Jakarta. Tentunya ini harapan kita semua," ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan rekayasa cuaca ini dilakukan melalui koordinasi teknis yang intensif bersama BMKG. Pihaknya telah menggelar pertemuan tingkat pimpinan untuk membahas upaya intervensi atmosfer di wilayah Jabodetabek.
Menurut Pramono, modifikasi cuaca ini menjadi bagian dari serangkaian strategi Pemprov DKI Jakarta dalam merespons dinamika kondisi iklim dan cuaca di ibu kota, sekaligus menjaga kualitas lingkungab udara bagi masyarakat.
"Sekali lagi upaya yang kami lakukan dilakukan bekerja sama dengan BMKG. Kebetulan beberapa hari yang lalu saya juga bertemu secara langsung dengan Kepala BMKG untuk pengaturan hal-hal yang bersifat seperti ini," tutur Pramono.
Penulis: Muhammad Nizar
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































