Menuju konten utama

Prabowo Sebut Indonesia Diolok-olok Negara Lain Terkait Karhutla

Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam dan bersiap mengungkap daftar identitas perusahaan asing yang terlibat dalam perusakan lingkungan.

Prabowo Sebut Indonesia Diolok-olok Negara Lain Terkait Karhutla
Presiden Prabowo Subianto dalam rapat penanganan karhutla di Posko Satgas Udara, Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden RI, Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia kerap mendapat ejekan dan hinaan dari sejumlah negara lain terkait persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Padahal, korporasi asal negara-negara pengkritik tersebut diduga turut beroperasi dan bertanggung jawab di Tanah Air.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara saat berpidato dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIExpo Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026).

"Ada beberapa negara yang mengolok-olok kita, menghina dan sebagainya, padahal banyak yang bertanggung jawab perusahaan mereka, yang ada di sini," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam dan bersiap mengungkap daftar identitas perusahaan asing yang terlibat dalam perusakan lingkungan tersebut kepada publik pada momen yang tepat.

"Nanti pada saatnya kita umumkan nama-nama (perusahaan) itu," tegasnya.

Presiden memastikan bahwa pemerintah akan menindak tegas setiap korporasi yang terbukti melanggar hukum di Indonesia tanpa pandang bulu, termasuk mengambil tindakan keras berupa pencabutan izin usaha.

Sikap tegas tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk menindak pihak-pihak yang memicu bencana kabut asap lintas batas, sekaligus menolak narasi sepihak yang menyudutkan posisi Indonesia di forum internasional tanpa melihat tanggung jawab hukum korporasi asal negara terkait.

"Siapa pun kalau dia melanggar cabut saja lah saya gak ragu-ragu saya cabut nanti," ujar Prabowo lagi.

Baca juga artikel terkait KASUS KARHUTLA atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama