Menuju konten utama

Perbedaan Keratin dan Smoothing, Mana yang Cocok untuk Rambutmu?

Ingin perawatan rambut? Ketahui dulu perbedaan keratin dan smoothing, dua jenis hair treatment yang bikin rambut terasa halus dan tampak sehat berkilau.

Perbedaan Keratin dan Smoothing, Mana yang Cocok untuk Rambutmu?
Ilustrasi wanita dengan rambut panjang yang indah. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Banyak orang bilang kalau keratin dan smoothing itu sama karena bisa membuat rambut terlihat sehat dan terawat sehingga diminati oleh banyak orang. Padahal, keduanya adalah jenis perawatan rambut yang berbeda. Lalu, apa perbedaan keratin dan smoothing?

Rambut merupakan salah satu bagian tubuh yang bisa menunjang penampilan dan menambah rasa percaya diri. Tak heran jika banyak orang melakukan perawatan rutin agar rambut tetap terlihat indah, sehat, dan terawat.

Selain perawatan dasar yang dilakukan sehari-hari, ada beragam treatment di salon yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, contohnya adalah smoothing dan keratin yang memang populer di kalangan kaum hawa.

Smoothing dan keratin termasuk dua jenis perawatan rambut yang bisa membantu membuat rambut terlihat lebih halus, berkilau, dan tampak lebih sehat terawat. Karena hasil keratin dan smoothing tampak serupa, keratin dan smoothing kerap dianggap sebagai perawatan yang sama.

Padahal, keduanya memiliki karakteristik dan fokus yang berbeda. Agar tak salah pilih treatment dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan maupun kondisi rambut, mari pahami dulu perbedaan keratin dan smoothing di sini.

Apa Itu Keratin Treatment?

Perawatan Rambut

Ilustrasi Perawatan Rambut. [Foto/istock]

Pertama, kita pahami dulu apa itu keratin. Keratin adalah protein alami yang menjadi salah satu komponen penyusun rambut. Protein ini berperan dalam menjaga kekuatan, bentuk, sekaligus elastisitas setiap helai rambut.

Sementara itu, keratin hair treatment merupakan perawatan rambut berbasis protein dan menggunakan bahan-bahan kimia untuk membantu membuat rambut terasa lebih halus dan tampak berkilau.

Menurut situs L’Oreal Professionnel, perawatan ini pada dasarnya berfokus menghaluskan kutikula dengan cara mengisi bagian rambut yang terlalu berpori.

Rambut bisa rusak dan kehilangan keratin atau protein alaminya karena berbagai faktor, salah satunya akibat hair styling seperti pewarnaan rambut maupun penggunaan alat yang menggunakan panas.

Perawatan keratin dapat membantu mengisi kembali keratin yang hilang pada rambut. Hasilnya, rambut akan terasa lebih halus, tidak kusut, dan bisa mengurangi rambut yang kasar mengembang (frizzy).

Perawatan keratin sendiri dapat diaplikasikan pada berbagai jenis rambut, baik lurus, bergelombang, maupun keriting. Tujuan utamanya adalah membuat rambut lebih mudah diatur sehingga proses penataan sehari-hari bisa lebih praktis.

Apa Itu Smoothing?

Illustrasi rambut panjang

Illustrasi rambut. foto/istockphoto

Untuk mengetahui perbedaan keratin dan smoothing, kita juga perlu tahu tentang apa itu smoothing. Mengutip dari laman Rudy Hadisuwarno, smoothing adalah metode meluruskan rambut yang menggunakan bahan kimia untuk mengubah struktur rambut agar menjadi lebih lurus.

Proses smoothing biasanya memanfaatkan bahan kimia seperti formalin atau senyawa turunannya. Bahan tersebut bekerja dengan cara membuka kutikula, membuat rambut menjadi lurus, dan mempertahankan bentuknya dalam jangka waktu lama.

Proses smoothing membantu menghasilkan rambut yang lebih rapi dan mudah diatur, sedangkan hasilnya umumnya dapat bertahan selama beberapa bulan. Namun, lama hasil smoothing bisa berbeda-beda tergantung kondisi rambut serta perawatan setelah treatment.

Meski mampu memberikan hasil rambut lurus yang terlihat natural, smoothing juga membutuhkan perawatan yang tepat. Jika dilakukan terlalu sering atau tidak diimbangi dengan perawatan rambut yang baik, treatment ini berisiko membuat rambut menjadi kering dan rentan mengalami kerusakan.

Perbedaan Keratin dan Smoothing

Ilustrasi pengering rambut

Ilustrasi perawatan rambut.

Meski sama-sama membuat rambut terlihat lebih halus, rapi, dan mudah diatur, keratin dan smoothing bekerja dengan cara yang berbeda. Perbedaan tersebut juga memengaruhi hasil akhir, ketahanan, hingga dampak terhadap kondisi rambut. Berikut perbedaan keratin dan smoothing yang perlu diketahui:

1. Tujuan Perawatan

  • Smoothing: tujuan utamanya adalah meluruskan rambut. Treatment ini lebih ditujukan bagi mereka yang ingin mengubah rambut bergelombang, mengembang, atau keriting menjadi lebih lurus, rapi, dan mudah ditata.
  • Keratin: tujuan utamanya adalah menghaluskan dan membuat rambut lebih mudah diatur. Treatment ini dapat membantu mengurangi frizz, meningkatkan kelembutan dan kilau rambut, tanpa berfokus pada perubahan struktur rambut menjadi lurus.

2. Metode Perawatan

  • Smoothing: menggunakan bahan kimia untuk mengubah struktur rambut sehingga setiap helai rambut menjadi lebih lurus. Proses ini lebih berfokus pada pelurusan dan perubahan bentuk rambut.
  • Keratin: berfokus pada pemberian keratin untuk membantu mengisi bagian rambut yang rusak atau kehilangan protein alaminya. Treatment ini tidak mengubah struktur asli rambut secara menyeluruh, tapi membantu membuat rambut lebih halus.

3. Hasil Akhir

  • Smoothing: memberikan hasil rambut yang lebih lurus, rapi, dan mudah diatur. Treatment ini lebih cocok bagi mereka yang menginginkan rambut lurus maksimal.
  • Keratin: menghasilkan rambut yang lebih halus, lembut, berkilau, dan tidak mudah kusut. Rambut tidak selalu menjadi lurus sehingga struktur alaminya masih terjaga.

4. Efek pada Rambu

  • Smoothing: dapat memberikan perubahan struktur rambut yang cepat, tapi penggunaan bahan kimia bisa membuat rambut menjadi kering jika tidak diikuti perawatan yang tepat, terutama bila treatment dilakukan berulang kali.
  • Keratin: lebih ditujukan untuk membantu memperbaiki tampilan dan kondisi rambut yang kering atau rusak dengan mengembalikan kelembutan dan membantu menjaga kelembapannya.

5. Siapa yang Cocok Melakukannya Berdasarkan Jenis Rambut

  • Smoothing: lebih cocok untuk pemilik rambut keriting, bergelombang, atau mereka yang ingin meluruskan rambut agar terlihat lebih rapi dan mudah diatur.
  • Keratin: cocok bagi mereka yang memiliki rambut kering, rusak, mengembang, dan sulit diatur. Treatment ini bisa dilakukan untuk membuat rambut lebih halus berkilau tanpa mengubah struktur alami rambut.
Itulah perbedaan keratin dan smoothing dalam hal perawatan rambut. Keduanya sama-sama membuat rambut terlihat lebih halus dan sehat, tapi memiliki tujuan serta karakteristik yang berbeda.

Oleh karena itu, pilihlah treatment berdasarkan kondisi rambut dan hasil yang ingin dicapai agar perawatan yang dilakukan dapat memberikan hasil yang optimal.

Temukan berbagai tips dan informasi menarik seputar kesehatan dan perawatan rambut di kumpulan artikel berikut ini:

Kumpulan Artikel Perawatan Rambut

Baca juga artikel terkait RAMBUT atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani