Menuju konten utama

Pemerintah akan Relaksasi Penukaran Valas DHE SDA hingga 100%

Kebijakan ini disiapkan untuk memberikan fleksibilitas tambahan bagi para pelaku usaha sekaligus menjaga kelancaran arus kas operasional di dalam negeri.

Pemerintah akan Relaksasi Penukaran Valas DHE SDA hingga 100%
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sosialisasi DHE SDA, di Kemenko Perekonomian, Jakarta, (Jumat (6/11/2026).
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah akan merelaksasi aturan konversi valuta asing (valas) ke rupiah yang dapat mencapai 100 persen dalam kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) SDA dan tata kelola ekspor komoditas SDA strategis.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan kebijakan ini disiapkan untuk memberikan fleksibilitas tambahan bagi para pelaku usaha sekaligus menjaga kelancaran arus kas operasional di dalam negeri.

Dalam pemaparannya Airlangga menyampaikan bahwa relaksasi tersebut merupakan bagian dari penyempurnaan aturan yang tengah disiapkan melalui perubahan keempat PP 36/2023.

"Satu lagi yang juga sedang disiapkan dalam perubahan keempat PP 36 adalah terkait relaksasi penukaran valas ke rupiah, di mana relaksasi itu bisa ditukar tidak 50 persen tapi sampai dengan 100 persen," ujar Airlangga dalam sosialisasi DHE SDA, di Kemenko Perekonomian, Jakarta, (Jumat (6/11/2026).

Sebelumnya, dalam ketentuan umum, eksportir hanya diperbolehkan menukarkan valas ke rupiah maksimal sebesar 50 persen selama masa penempatan atau retensi.

Dengan adanya evaluasi berkala terhadap implementasi kebijakan DHE SDA, pemerintah menilai perlunya pelonggaran ini guna mendukung likuiditas dunia usaha.

Berdasarkan evaluasi pelaksanaan kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA), tren konversi dana ke dalam mata rupiah terpantau mengalami penurunan yang cukup tajam hingga minus 37,4 persen, sementara tingkat penahanan atau retensi valuta asing justru menunjukkan peningkatan.

Secara rinci, total DHE SDA yang masuk tercatat mengalami sedikit penurunan dari 31,4 juta dolar AS pada periode Juni-Agustus 2025 menjadi 30,1 juta dolar AS selama kurun waktu Januari–Agustus 2026.

Di sisi lain, pemanfaatan dana tercatat naik dari 5 juta dolar AS menjadi 5,5 juta dolar AS, begitu pula dengan dana DHE yang dipertahankan dalam bentuk valas yang meningkat signifikan dari 2,6 juta dolar AS menjadi 9,7 juta dolar AS.

Sebaliknya, realisasi konversi dana merosot cukup dalam dari 23,8 juta dolar AS pada periode Juni-Agustus 2025 menjadi 14,9 juta dolar AS pada periode Juni-Agustus 2026.

Baca juga artikel terkait DEVISA HASIL EKSPOR atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Bayu Septianto