Tama Satrya Langkun

Lahir-
Profesi
Karier
  • Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW

Tama Satrya Langkun adalah seorang aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW). Tama menjabat sebagai Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW. Ketika baru setahun bergabunh dengan ICW, Tama pernah mengakami penganiayaan lantaran diduga membongkar kasus rekening Perwira Polri.

Laki-laki kelahiran 29 Oktober 1984 itu memiliki kemampuan menggerakkan massa, ia sering terlibat dalam demo-demo. Dia juga aktif di kegiatan kampus. Bahkan, dia pernah menjadi ketua senat fakultas hukum ketika masih kuliah.

Selain aktif dalam organisasi kemahasiswaan, Tama menekuni seni bela diri. Sejak SMA, Tama menggeluti taekwondo. Begitu masuk bangku kuliah, dia kembali mengikuti taekwondo. Bahkan, dia pernah menjadi ketua UKM taekwondo di kampusnya.

Pada 2010 Tama mengalami penganiayaan dengan dibacok ketika hendak pulang menuju kantor ICW setelah menonton pertandingan sepak bola di daerah Kemang Raya, jakarta Selatan. Saat itu Tama yang sedang berboncengan dengan rekannya dibacok oleh oknum lalu melarikan diri.