STOP PRESS! Menteri Perhubungan Umumkan Revisi Taksi Daring di Tujuh Kota

Gatot Nurmantyo

Gatot Nurmantyo

timeter overall

+33
Lahir
Tegal, 13/03/1960
Profesi
Panglima Tentara Nasional Indonesia (2015-)
Agama
Islam
Karier
  • Gubernur Akademi Militer (2009-2010)
  • Pangdam V/Brawijaya Tentara Nasional Indonesia (2010-2011)
  • Dankodiklat Tentara Nasional Indonesia (2011-2013)
  • KSAD Tentara Nasional Indonesia (2014-2015)
  • Panglima Tentara Nasional Indonesia (2015-)
Pendidikan
  • Akademi Militer (1982) (-)
  • Kopassus (2015) (-)

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, alumni Akademi Militer pada tahun 1982 adalah Panglima Tentara Nasional Indonesia ke-16 yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta 08 Juli 2015. Sesuai dengan Keppres Nomor 49/TNI2015 tertanggal 6 Juli 2015, Gatot Nurmantyo menggantikan Jenderal Moeldoko yang memasuki masa purna bakti.


Gatot lahir di Tegal, Jawa Tengah pada 13 Maret 1960, namun ayahnya berasal dari Cilacap dan ibunya berasal dari Solo. Gatot tumbuh dan besar dari keluarga yang berlatar belakang militer. Ayahnya adalah seorang pejuang kemerdekaan yang pernah menjadi tentara pelajar.


Sebelumnya Gatot menjabat sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Muhammad Munir. Gatot pernah menjadi Komandan Kodiklat TNI-AD, Pangdam V/Brawijaya dan Gubernur Akmil. Selain itu, Gatot juga adalah ketua umum PB FORKI periode 2014-2018.


Gatot memiliki keinginan keras untuk menjadi anggota Kopassus. Ia mendaftar beberapa kali, namun gagal. Hingga akhirnya setelah ia menjabat sebagai KSAD, ia memanggil Danjen Kopassus Mayjen YNI Agus Sutomo dan menyampaikan maksudnya untuk mendaftar pendidikan Kopassus, namun Agus Sutomo menyampaikan bahwa ia tidak perlu mengikuti pendidikan Kopassus dan akan diberikan Brevet Kehormatan, tapi Gatot menolak, ia bersikeras ingin mendapatkan baret merah melalui jalur normal.


Setelah masuk ke pendidikan Kopassus, Gatot melalui semua prosedur normal, mulai dari pendaftaran, ujian, hingga penyematan brevet komando dan baret di pantai Cilacap. Hal ini ia dapatkan tentunya dengan sejumlah latihan fisik yang keras. Setelah dilantik Gatot naik helikopter menuju Kartosuro lalu menuju ke makam kedua orang tuanya sambil memberi hormat. Gatot adalah anggota Kopassus tertua yang dilantik pada saat berusia 55 tahun.