Dewi Motik Pramono

Pengusaha Sosial Koperasi dan UKM
LahirJakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia, 10 Mei 1949
ProfesiPengusaha Sosial Koperasi dan UKM
Karier
  • Pengusaha Sosial Koperasi dan UKM
Pendidikan
  • Sarjana IKIP, Jakarta
  • Sarjana Seni Rupa, Florida International University
  • Pascasarjana Bidang Pengkajian Ketahanan Nasional, Universitas Indonesia.
  • Program Doktoral, Universitas Negeri Jakarta

Dewi Motik Pramono biasa disapa Motik adalah seorang pengusaha perempuan terkenal di Indonesia. Dia aktif dalam berbagai kegiatan usaha, pendidikan dan kemasyarakatan. Selain sebagai pengusaha Motik juga dikenal sebagai penulis, pengajar, dosen dan motivator.

Motik merupakan sosial-entrepreneurship yang aktif menggelorakan koperasi dan usaha kecil-menengah pada rakyat kecil. Usaha kecil yang tengah diigelutinya adalah motor tokot dan becak toko. Dalam benaknya, orang sering keliru bahwa usaha kecil itu tak menguntungkan padahal keuntungannya besar, di sisi lain hal itu bisa membantu pengusaha-pengusaha kecil.

Motik lahir Jakarta pada tanggal 10 Mei 1949. Ayahnya adalah pengusaha terkenal asal Palembang. Meski begitu dia dididik sang ayah untuk mandiri sejak kecil. Saat umur 14 tahun dia sudah terbiasa mencari uang dengan bermain sulap di jalan Cikini, Menteng. Dia pun sering menjajakan kue brownies yang dia buat sendiri.”Saya lahir dari keluarga berada. Kalau mau minta apapun sebenarnya di kasih. Tapi saya gak mau itu. Lebih baik segalanya didapat dengan usaha dan kerja keras sendiri,” kata Motik.

Parasnya yang cantik membuat sosok ini pernah terpilih None Jakarta pada 1968. Tahun 1974 dia dinobatkan sebagai Top Model of the Year. Dulunya Motik memang aktif di dunia hiburan sebagai model, namun hal itu ditinggalkannya setelah fokus menempuh dunia pendidikan.

Motik adalah lulusan Sarjana Pendidikan IKIP Jakarta dan Sarjana Seni Rupa di Florida International University, Miami, Amerika Serikat. Pascasarjananya dituntaskan di Bidang Pengkajian Ketahanan Nasional (PKN), Universitas Indonesia. Sedangkan program doktoral diselesaikan di Universitas Negeri Jakarta. Kini aktivitas Motik bukan hanya terbatas di dalam negeri, tetapi sudah mendunia. Ia banyak mendapat undangan dari luar negeri, baik pemerintahan, lembaga asing, maupun PBB.