Ahmad Satori Ismail

Mubalig Indonesia
LahirCirebon, 6 Desember 1955
ProfesiMubalig Indonesia
Karier
  • Guru Besar UIN (Univ. Islam Negri) Ciputat
  • Dosen Pascasarjana Pascasarjana UIN Jakarta
  • Anggota Dewan Syariah Nasional MUI
  • Direktur Pascasarjana Pasca sarjana UIA (Univ. Islam As syafi’iyah) Jakarta
  • Mubalig Indonesia
Pendidikan
  • Sarjana Muda IAIN SGD Cab. Cirebon
  • Sarjana Lengkap IAIN SGD Bandung
  • Univ. Al Azhar Mesir
  • S3 Univ. Al Minya Mesir
Ahmad Satori Ismail atau yang lebih dikenal dengan Ahmad Satori merupakan salah satu tokoh mubalig atau ustadz berkebangsaan Indonesia yang terpilih ke dalam daftar rekomendasi 200 Mubalig yang dikeluarkan oleh Kemenag pada 18 Mei 2018. 

Sosok Ahmad Satori juga dikenal dekat sebagai anggota IKADI (Ikatan Dai Indonesia) yang juga menjabat sebagai Ketua Umum di organisasi tersebut pada masa jabatan 2016-2021. Ahmad Satori juga dikenal sebagai sosok guru besar dan dosen yang sangat bersahaja di Unversitas Islam Negri yang berlokasi di Ciputat. 

Ahli dalam bahasa Arab, Ahmad sering dicobai dan diserang oleh paham-paham kaum liberal yang dianggap sering menyimpangkan makna bahasa yang ada dalam kitab suci Al-Quran. 

Tidak hanya aktif di IKADI, Ahmad juga aktif sebagai pembina di berbagai yayasan dan pesantren. Pesantren yang dibina Ahmad antara lain, Pesantren Al-Hasan di Bekasi (Jawa Barat), Pesantren Khusnul Khotimah di Kuningan (Jawa Barat), Pesantren Al-Himmah dan Pesantren Al-Bayyan di Cirebon (Jawa Barat), serta Pesantren Bani Abdillah Al-Khairiyyah di Banten.