STOP PRESS! Densus 88 Geledah Rumah Terduga Pelaku Bom Kampung Melayu

Kubur Diri di Depan Istana

27 April, 2017

Orasi peserta Aksi Kubur Diri Petani Telukjambe di Taman Aspirasi, Monas, Jakarta, Kamis (27/4). tirto.id/Arimacs Wilander

Orasi peserta Aksi Kubur Diri Petani Telukjambe di Taman Aspirasi, Monas, Jakarta, Kamis (27/4). tirto.id/Arimacs Wilander

Petani wanita Telukjambe menjaga para peserta Aksi Kubur Diri di Taman Aspirasi, Monas, Jakarta, Kamis (27/4). tirto.id/Arimacs Wilander

Masrum (tengah) mulai menunjukan kondisi kesehatan yang menurun pada Aksi Kubur Diri Petani Telukjambe di Taman Aspirasi, Monas, Jakarta, Kamis (27/4). tirto.id/Arimacs Wilander

Peserta Aksi Kubur Diri Petani Telukjambe tampak lelah pada aksi hari ketiga di Taman Aspirasi, Monas, Jakarta, Kamis (24/7). tirto.id/Arimacs Wilander

Petugas kepolisian berjaga pada Aksi Kubur Diri Petani Telukjambe di Taman Aspirasi, Monas, Jakarta, Kamis (27/4). tirto.id/Arimacs Wilander

Marsum dilarikan menuju mobil tim medis usai mengalami urat kaku pada Aksi Kubur Diri Petani Telukjambe di Taman Aspirasi, Monas, Jakarta, Kamis (27/4). tirto.id/Arimacs Wilander

Marsum, salah seorang peserta Aksi Kubur Diri dibopong usai mengalami urat kaku saat aksi hari ketiga di Taman Aspirasi, Monas, Jakarta, Kamis (27/4). tirto.id/Arimacs Wilander

Petani Telukjambe, Karawang, menggelar Aksi Kubur Diri di depan Istana, Jakarta. Aksi ini dilakukan dalam protes atas konflik agraria Telukjambe, Karawang, yang sudah terjadi sejak 2012.

Aksi Kubur Diri dimulai 25 April 2017. Sepuluh orang tidur dalam replika kuburan berbahan kayu lengkap dengan tanah dan bunganya. Sampai aksi hari ketiga, peserta aksi yang dikubur berjumlah sepuluh orang dan direncanakan terus bertambah.

Pada aksi hari ketiga, satu peserta Aksi Kubur Diri tampak cidera. Marsum, harus mengalami otot kaku pada sore jelang petang. Marsum seketika ditangani tim medis yang berjaga.

Aksi Kubur Diri Petani Telukjambe, Karawang, tak menentukan batas waktu aksinya. Mereka menuntut Presiden Jokowi mendengar dan bertindak atas kasus Agraria yang mereka alami.

Teks dan Foto; Arimacs Wilander

Keyword


Kubur Diri di Depan Istana