STOP PRESS! Beda Sikap Soal Densus Tipikor Polri: Presiden Gelar Ratas

Korban Kebakaran di Kampung Bandan

20 September, 2017

Aktivitas warga korban kebakaran di Kampung Bandan mengais barang-barang bekas untuk dijual kembali, Jakarta (19/09/2017). tirto.id/Andrey Gromico

Aktivitas warga korban kebakaran di Kampung Bandan mengais barang-barang bekas untuk dijual kembali, Jakarta (19/09/2017). tirto.id/Andrey Gromico

Kondisi pemukiman padat di Kampung Bandan pasca terjadi kebakaran. tirto.id/Andrey Gromico

Aktivitas warga korban kebakaran di Kampung Bandan mengais barang-barang bekas untuk dijual kembali, Jakarta (19/09/2017). tirto.id/Andrey Gromico

Warga korban kebakaran di Kampung Bandan bertahan dengan mendirikan tenda di samping rel kereta api, Jakarta (19/09/2017). tirto.id/Andrey Gromico

Warga korban kebakaran di Kampung Bandan bertahan dengan mendirikan tenda di samping rel kereta api, Jakarta (19/09/2017). tirto.id/Andrey Gromico

Warga korban kebakaran di Kampung Bandan bertahan dengan mendirikan tenda di samping rel kereta api, Jakarta (19/09/2017). tirto.id/Andrey Gromico

Potret warga korban kebakaran di Kampung Bandan bertahan dengan mendirikan tenda di samping rel kereta api, Jakarta (19/09/2017). tirto.id/Andrey Gromico

Warga korban kebakaran di Kampung Bandan bertahan dengan mendirikan tenda di samping rel kereta api, Jakarta (19/09/2017). tirto.id/Andrey Gromico

Potret warga korban kebakaran di Kampung Bandan bertahan dengan mendirikan tenda di samping rel kereta api, Jakarta (19/09/2017). tirto.id/Andrey Gromico

Warga korban kebakaran Kampung Bandan menempati area kolong jembatan jalur KRL Stasiun Jakarta Kota - Kampung Bandan, Jakarta, Selasa (19/09/2017). tirto.id/Andrey Gromico

Kebakaran melanda ratusan rumah semipermanen di Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (16/9/2017). Pemukiman padat di belakang Hotel Alexis tersebut  rata dengan tanah. Asap mengepul dari puing-puing, sisa-sisa bangunan tampak hangus.

Tiga hari setelah peristiwa itu, ribuan penyintas kebakaran tetap bertahan dengan mendirikan tenda di samping rel kereta api. Sebagian menempati tenda-tenda darurat yang disediakan oleh Dinas Sosial DKI dan para relawan.  Pengungsi paling banyak menempati kolong rel di belakang ITC Mangga Dua.  Ada pula yang bertebaran di sisi rel, tinggal beralas terpal, dan beratap sarung.

Untuk menyambung hidup, mereka memulung barang-barang rongsokan yang dapat dijual kembali. Sebagian besar warga belum tahu akan pindah ke mana. Pemerintah tak merelokasi mereka ke rusun atau hunian-hunian lain dengan alasan selama ini mereka menempati tanah negara.

FOTO: Andrey Gromico

Keyword


Korban Kebakaran di Kampung Bandan