tirto.id - Panglima Kodam Iskandar Muda (IM), Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, menyatakan pihaknya melakukan investigasi internal untuk mendalami bentrokan antara personel TNI dan warga di Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh.
Pendalaman dilakukan untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan satu warga meninggal dunia dan belasan lainnya terluka.
Mahesa mengatakan proses investigasi masih berlangsung sehingga pihaknya belum dapat menyampaikan hasil pemeriksaan. Pihaknya akan menyampaikan perkembangan setelah proses pendalaman selesai.
"Secara internal, kami akan mengadakan investigasi, mendalami. Kalau nanti sudah ada hasilnya, tentu akan kami beritahu," kata Mahesa dalam konferensi pers di Aceh Besar, Jumat (6/11/2026).
Dia menjelaskan, saat kejadian terdapat 272 personel TNI di lokasi. Namun, tidak seluruh personel membawa senjata.
"Anggota 272 orang, tidak semua membawa senjata. Jadi, senjata yang dipakai untuk memberi peringatan, tentunya kami mendahului dari situ dulu. Inilah ada proses-proses," ujarnya.
Mahesa menegaskan, pihaknya masih mendalami penggunaan senjata dalam insiden tersebut. Dia meminta masyarakat, khususnya warga Kecamatan Tiro, tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi agar kondusif.
"Kami mohon untuk seluruh masyarakat, khususnya masyarakat di Tiro, kami juga mengimbau untuk tidak panas. Mari kita sama-sama menjaga situasi yang aman, tertib, damai," katanya.
Penulis: Firhan Farabi
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































