tirto.id - Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Gang Sawah Lio II, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat siang, sekira pukul 11.15 WIB.
Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan pihaknya menerjunkan 21 unit armada berkekuatan 105 personel.
"Kebakaran bangunan rumah tinggal. Kami terjunkan 105 personel," kata Syaiful, mengutip Antara, Jumat (9/10/2026).
Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan sekitar tujuh rumah warga yang merupakan bangunan petakan semi-permanen.
Meski kobaran api sudah berhasil dipadamkan, pada pukul 14.00 WIB tim Damkar masih terus melakukan pendinginan intensif untuk memastikan tidak ada sisa material yang berpotensi memicu timbulnya titik api baru.
Salah seorang warga, Taufik, menuturkan api pertama kali terlihat membumbung dari area permukiman di wilayah RT 08.
"Setahu saya api sudah membesar dari arah RT 08, saya kan tinggal di RT 09. Di sana ada bangunan kontrakan, awal kejadiannya dari kontrakan itu," kata Taufik saat ditemui di lokasi.
Taufik menambahkan, saat ia keluar rumah, asap dan kobaran api sudah membumbung tinggi. Ia sempat mendengar adanya suara ledakan dalam kebakaran yang menghanguskan tujuh rumah itu.
"Waktu keluar api sudah gede. Sempat dengar suara ledakan juga sekali," kata Taufik.
Sementara itu, warga lainnya bernama Rizki mengungkapkan kepanikan saat api mulai berkobar. Saat itu terdengar teriakan warga yang saling memperingatkan adanya kobaran api yang besar.
"Sekitar jam 11-an. Ada yang teriak-teriak 'ada api besar'. Kita panik dan buru-buru menyelamatkan diri masing-masing," tutur Rizki.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden itu. Seluruh penghuni rumah berhasil keluar dan menyelamatkan diri tepat waktu, meskipun sebagian besar harta benda mereka tidak sempat diselamatkan.
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































