Menuju konten utama

Karhutla Kalteng Terluas di RI, Lahan Terbakar Tembus 16 Ribu Ha

Kalteng menjadi wilayah dengan karhutla tertinggi di Indonesia. Luas area terbakar mencapai 16.097 hektare.

Karhutla Kalteng Terluas di RI, Lahan Terbakar Tembus 16 Ribu Ha
Foto udara api membakar hutan dan lahan di Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (9/9/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi wilayah dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tertinggi di Indonesia. Luas area terbakar mencapai 16.097 hektare.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, mengungkapkan terdapat tiga provinsi Kalimantan yang menjadi fokus penanganan mereka.

"Di Kalimantan, ada tiga provinsi di sana yang paling vital untuk kita selesaikan. Di Kalimantan Tengah ada dalam penanganan saat ini ada 16.097 hektar, ini paling tinggi," ungkap Berton dalam konferensi pers online, Jumat (23/10/2026).

Ia memerinci, Kalimantan Selatan masih mencatat area seluas 1.506 hektare dan Kalimantan Barat sekitar 1.370 hektare, sehingga total akumulasi untuk tiga provinsi tersebut mencapai 18.973 hektare yang terbakar.

BNPB menyiagakan sebanyak 38.772 personel untuk menanggulangi kebakaran hutan di wilayah Kalimantan. Lalu, terdapat 35 alutsista Satgas darat yang disiagakan.

Untuk pelaksanaan OMC harian, BNPB menyiagakan NaCl dan dry ice. Sementara itu, di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat, penerbangan modifikasi cuaca maupun water bombing tidak dilakukan karena kondisi awan yang kurang mendukung.

Selain Kalimantan, lanjut Berton, BNPB memantau penanganan karhutla di Pulau Sumatra yang mencakup total 2.431 hektare lahan terbakar.

Sumatra Selatan menjadi wilayah terbanyak yang ditemukan dengan luas mencapai 2.050 hektare, disusul Jambi sebesar 339 hektare, dan Riau seluas dua hektar.

Untuk penanganan di Sumatra, BNPB menyiagakan 33.106 personel gabungan Satgas darat dan udara, didukung 19 armada udara yang terdiri atas 12 unit water bombing serta 7 unit untuk patroli dan OMC.

"Di Sumatera Selatan, kita sudah mengirimkan sembilan sorti atau sebesar 5.800 kg dry ice ditambahkan dengan 1.800 kg garam. Dan itu tentu sasarannya di Palembang dan sekitarnya untuk membuka visibility atau jarak pandang yang lebih baik lagi. Dan ada di juga di lintasan antara Lampung maupun Oku Timur," jelas Berton.

Pihaknya juga memaparkan perkembangan situasi karhutla di wilayah timur, di mana Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi melakukan knjungan kerja serta rapat koordinasi bersama Pemprov Jawa Timur, Gubernur, Sekretaris Daerah, hingga para bupati dan wali kota setempat.

Berton memaparkan bahwa terdapat lima titik pegunungan dan area di Jawa Timur yang saat ini tengah terbakar dan belum padam. Mulai dari Gunung Arjuno-Welirang, Gunung Argopura, Gunung Saum Saeng, TPA Supit Urang (Kota Malang), Gunung Bromo.

"BNPB akan menambah satu helikopter water bombing dari Kalimantan Selatan akan digeser ke Malang, serta satu pesawat OMC dari Kalimantan Barat untuk mendukung operasi di Jawa Timur di beberapa gunung yang lain," ungkap Berton.

Baca juga artikel terkait KASUS KARHUTLA atau tulisan lainnya dari Muhammad Nizar

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Nizar
Penulis: Muhammad Nizar
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama