tirto.id - Prajurit Pusat Penerbangan TNI AD (Puspenerbad) Kapten Cpn (Anumerta) Nurhafiz Akbar Rizky Hartio dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang, Kamis (5/11/2026). Nurhafiz merupakan prajurit yang gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Upacara pemakaman militer ini dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdiannya kepada negara.
"Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," kata Tandyo, dikutip dari keterangan pers TNI AD, Jumat (6/11/2026).
Sebelum dimakamkan, jenazah almarhum Nurhafiz disemayamkan di Lanumad Ahmad Yani, Semarang. Almarhum merupakan salah satu kru helikopter MI-17V5 TNI AD nomor registrasi HA-5235 yang mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Seruyan, saat menjalankan misi pemadaman karhutla, Rabu (4/11/2026).
Dalam peristiwa tersebut, Letkol Cpn (Anumerta) Dudi Firmansyah juga turut gugur. Sementara itu, Sertu (Anumerta) Heri Prasetyo masih dalam proses pencarian, sedangkan lima prajurit lainnya yang selamat, saat ini sedang menjalani perawatan medis di RSUD Kuala Pembuang.
Gugurnya para prajurit menjadi duka bagi keluarga besar TNI AD. Dedikasi dan keberaniannya dalam menjalankan misi kemanusiaan mencerminkan komitmen prajurit untuk hadir membantu masyarakat, termasuk dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan.
Melalui upacara tersebut, Tandyo bersama keluarga besar TNI AD menyampaikan belasungkawa serta penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian Nurhafiz.
Sementara, turut hadir dalam dalam upacara pemakaman tersebut Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sudaryanto; Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi; Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn) Ahmad Luthfi; Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan; unsur Forkopimda Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang, serta keluarga dan kerabat almarhum.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id






























