tirto.id - Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan untuk mengantisipasi potensi mobilisasi massa dan kemacetan lalu lintas menjelang sidang lanjutan perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Pengamanan tersebut disiapkan menyusul agenda kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang dijadwalkan menjadi saksi dalam persidangan tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan kepolisian akan mengkaji sejumlah potensi kerawanan, termasuk kemungkinan mobilisasi massa dan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi persidangan.
"Pasti dilakukan pengamanan. Setiap kegiatan kita kan juga melihat potensi apakah ada mobilisasi massa, apakah ada kemacetan arus lintas, ini juga akan dilakukan kajian pastinya dan ini sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat dan kementerian kelembagaan," kata Budi saat ditemui di Jakarta Barat, Rabu (4/11/2026).
Budi belum merinci jumlah personel yang akan dikerahkan untuk mengamankan persidangan. Ia menyatakan informasi lebih lanjut mengenai persiapan pengamanan akan disampaikan kemudian.
"Nanti akan kami update," ujarnya.
Budi menjelaskan, kepolisian secara rutin melakukan pengamanan terhadap berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari aksi penyampaian aspirasi hingga kegiatan lainnya.
Ia mencontohkan, pada Rabu (4/11/2026), terdapat sekitar 90 kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kegiatan tersebut terdiri atas 69 aksi penyampaian aspirasi dan 21 kegiatan masyarakat lainnya.
Menurut Budi, pengamanan dilakukan untuk memastikan keselamatan peserta kegiatan, pengguna jalan, serta masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
"Kehadiran petugas Polri, TNI dalam mengawal aktivitas masyarakat baik itu penyampaian aspirasi, baik itu kegiatan konser, kegiatan seminar, kegiatan-kegiatan lainnya masyarakat, ini dilakukan pengamanan terhadap arus lalu lintas, keselamatan jiwa raga harta benda para peserta aksi ataupun peserta yang melaksanakan kegiatan masyarakat lainnya," katanya.
Ia menambahkan, keselamatan jurnalis yang meliput berbagai kegiatan masyarakat juga menjadi perhatian kepolisian dalam pelaksanaan pengamanan.
"Ini menjadi perhatian termasuk keselamatan teman-teman jurnalis menjadi prioritas kita semua. Itu pasti dilakukan pengamanan," ujarnya.
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Alfitra Akbar
Masuk tirto.id

































