tirto.id - Industri bangunan dinilai tidak bisa berdiri sendiri. Sebab, beragam variabel menjadi pendukung mulai dari material hingga properti.
Direktur Panorama Media, Royanto Handaya, mengatakan perlu ada upaya integrasi di sektor industri bangunan. Integrasi tersebut ditujukan untuk memperluas koneksi antara produsen, distributor, pengembang, arsitek, desainer, kontraktor, hingga konsumen yang membutuhkan produk dan solusi bangunan maupun hunian. Dia mengatakan, Megabuild Indonesia 2027 merupakan salah satu bentuk upaya mempertemukan semua hal tersebut.
"Industri bangunan tidak berdiri sendiri. Di dalamnya ada keterhubungan antara material, konstruksi, arsitektur, interior, furnitur, hingga properti. Melalui Megabulid Indonesia 2027, kami ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan berbagai sektor tersebut," kata Royanto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
Megabuild Indonesia 2027 dijadwalkan berlangsung pada 10-13 Juni 2027 di NICE PIK 2, Banten. Pameran edisi ke-24 tersebut akan menempati area lebih dari 50.000 meter persegi dengan target lebih dari 45.000 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan.
Pameran tersebut digelar bersama Keramika Indonesia, Megafurniture Indonesia, Megaproperty Expo, dan Megaliving Expo.
Pada penyelenggaraan mendatang, Megafurniture Indonesia juga berkolaborasi dengan World Furniture Expo Indonesia (WOFX) untuk memperluas cakupan industri furnitur dan interior.
Pengembangan pameran tersebut berlangsung di tengah dinamika pasar properti domestik. Bank Indonesia mencatat penjualan properti residensial di pasar primer pada triwulan II 2026 masih mengalami kontraksi 2,36 persen secara tahunan. Namun, kontraksi tersebut membaik dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 25,67 persen.
Perbaikan penjualan pada periode tersebut terutama didorong oleh peningkatan penjualan rumah tipe kecil dan besar.
Integrasi tersebut diharapkan mempertemukan kebutuhan berbagai segmen pasar. Produsen material bangunan dan keramik, misalnya, dapat menjangkau arsitek, desainer interior, kontraktor, serta pengembang, sedangkan produsen furnitur dan produk interior dapat memperkenalkan produknya kepada profesional maupun konsumen.
Ketua Umum HDII Nasional, Adi Surya Triwibowo, mengatakan Megabuild Indonesia 2027 dapat menjadi wadah bagi pelaku industri dan profesional melihat perkembangan industri bangunan dan interior yang memiliki kebutuhan yang semakin beragam, mulai dari pemilihan material hingga penciptaan ruang yang sesuai dengan fungsi dan kebutuhan penggunanya.
"Desain interior harus memperhatikan fungsi dan aktivitas demi memberikan kenyamanan serta pengalaman bagi penggunanya, yang kemudian menampilkan estetika melalui bentuk dan warna. Karena itu, desainer perlu terus mengikuti perkembangan terkini tentang tren, material, furnitur, teknologi dan solusi interior agar dapat menghadirkan ruang yang memiliki karakter, nilai dan makna," ungkap Adi.
Untuk memperluas peluang transaksi dan kemitraan bisnis, penyelenggara juga menyiapkan program 1-on-1 Business Matching dan Hosted Buyers Program yang mempertemukan peserta pameran dengan calon pembeli potensial.
Selain itu, rangkaian kegiatan mencakup forum industri konstruksi, festival arsitektur dan interior, penghargaan desain, serta pameran inovasi produk.
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id
































