Imigran Pencari Suaka Telantar di Trotoar Depan UNHCR

Para pencari suaka dari berbagai negara di Afrika dan Timur Tengah, mendirikan tenda di atas trotoar di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Seorang bayi imigran pencari suaka di atas trotoar di depan kantor UNHCR Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Para pencari suaka dari berbagai negara di Afrika dan Timur Tengah, tidur di tenda yang mereka dirikan di atas trotoar di depan kantor UNHCR Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Para pencari suaka dari berbagai negara di Afrika dan Timur Tengah, tidur di tenda yang mereka dirikan di atas trotoar di depan kantor UNHCR Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Para pencari suaka dari berbagai negara di Afrika dan Timur Tengah menanti berada di samping kantor UNHCR Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Para imigran pencari suaka berada di dalam di tenda yang mereka dirikan di atas trotoar di depan kantor UNHCR Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Seorang anak imigran pencari suaka berada di dalam di tenda yang mereka dirikan di atas trotoar di depan kantor UNHCR Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Puluhan imigran pencari suaka yang sebelumnya menetap di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kalideres kini telantar di trotoar depan Kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Menara Ravindo, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (8/7/2019).
8 Juli 2019
Puluhan imigran pencari suaka yang sebelumnya menetap di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kalideres kini telantar di trotoar depan Kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Menara Ravindo, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (8/7/2019). Sudah sembilan hari terakhir mereka mendirikan tenda di trotoar Menara Ravindo karena mereka tak lagi memiliki uang untuk menyewa tempat tinggal. Sebagian besar mereka berasal dari Afganistan, Sudan, dan Somalia. Para imigran pencari suaka memohon UNHCR agar memberikan tempat tinggal yang layak. Selama belum ada kepastian, mereka berniat akan terus tinggal di trotoar Kebon Sirih Jakarta Pusat sampai benar-benar mendapatkan perlindungan dari UNHCR. tirto.id/Andrey Gromico