Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google
tirto.id - Pemerintah pusat menyalurkan subsidi pangan berupa beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp12.500 per kilogram untuk wilayah Pulau Jawa dan Rp12.900 per kilogram untuk luar Pulau Jawa.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menerangkan, penyaluran beras bersubsidi ini diterapkan guna meredam lonjakan harga pangan di pasar imbas musim kemarau panjang.
"Kenaikan harga beras, karena kita musim paceklik, kemarau. Ada naik, ada Rp100 perak, ada yang Rp100 sekian, tapi buat emak-emak itu memberatkan," ucap Zulhas saat rapat koordinasi terkait ketahanan pangan di kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026).
Menyikapi kenaikan harga tersebut, Zulhas menegaskan komitmen pemerintah untuk mematok harga beras SPHP yang terjangkau bagi masyarakat.
"Ya, [beras SPHP] dijual Rp12.500 di Jawa, luar Jawa Rp12.900," sebutnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan ketahanan cadangan beras nasional berada pada posisi aman hingga periode Juli–Agustus 2027.
Menurut Amran, total stok beras saat ini mencapai sekitar 25 juta ton. Jumlah tersebut mencakup pasokan industri hotel, restoran, dan kafe/katering (horeka) sebanyak 10 juta ton, standing crop (tanaman padi siap panen) 10 juta ton, serta persediaan di gudang Perum Bulog sebesar 4,5 juta ton.
"Kebutuhan per bulan 2,5 juta ton. 25 [juta ton] bagi 10 [bulan], 2,5 juta [kebutuhan per bulan]. Berarti itu 10 bulan ke depan, sampai bulan Juli-Agustus aman," tutur Amran.
Selain mendistribusikan beras SPHP, pemerintah juga menggulirkan program bantuan pangan beras kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat dalam kategori desil 1–4. Total bantuan yang disalurkan mencapai 1 juta ton beras.
"Bantuan pangan untuk 33,2 juta, sampai Desember, kita percepat, kita percepat ya, sebelum Desember diselesaikan. Masing-masing [keluarga penerima] mendapatkan 30 kilo [beras]," ungkap Zulhas.
Baca juga artikel terkait BERAS SPHP atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal
tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Mochammad Fajar Nur
Masuk tirto.id






































