Menuju konten utama

Daftar 80 Saham HSC yang Akan Dikeluarkan dari Perhitungan IHSG

BEI akan menyisihkan seluruh saham HSC dari perhitungan IHSG. Saat ini terdapat 80 emiten yang sahamnya termasuk dalam kategori HSC. Simak daftarnya.

Daftar 80 Saham HSC yang Akan Dikeluarkan dari Perhitungan IHSG
Pengunjung memantau layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/sgd
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebanyak 80 saham yang saat ini berjenis high shareholding concentration (HSC) akan dikeluarkan dari perhitungan IHSG. Langkah ini dilakukan Bursa Efek Indonesia (BEI) imbas penurunan kepercayaan investor terhadap pasar saham dalam negeri belakangan ini. Apa saja emiten yang akan dikeluarkan itu?

Sebelumnya, keputusan untuk mengeluarkan saham-saham HSC dari perhitungan IHSG itu telah dikonfirmasi oleh Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik pada Senin (19/10/2026). Jeffrey menyebut langkah ini merupakan imbas dari rencana penyesuaian klasifikasi pasar modal Indonesia dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Pekan lalu, perusahaan penyedia indeks global MSCI merilis pengumuman bahwa mereka telah mempertimbangkan pasar saham Indonesia sebagai standalone market. Hal ini telah mengikis kepercayaan investor terhadap pasar modal hingga membuat IHSG runtuh hingga menyentuh level terendah sejak pandemi Covid-19.

Dalam keterangannya pada Senin, Jeffrey menyebut pihaknya telah bertemu dengan MSCI untuk berkonsultasi tentang hal tersebut. Keputusan untuk menghapus saham HSC dari perhitungan IHSG pun muncul kemudian.

“Untuk memberikan indeks harga yang lebih kredibel dan berintegritas, kami akan mengeluarkan seluruh saham high shareholding concentration dari indeks harga saham gabungan,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta.

Dengan dikeluarkannya saham-saham HSC ini, Jeffrey menyebut pergerakan indeks akan lebih transparan dan mencegah ketidakpercayaan investor atas praktik jual-beli saham di dalam negeri.

Akan tetapi, Jeffrey menjelaskan bahwa langkah ini bukan dimaksudkan untuk men-delisting saham-saham HSC. Saham-saham tersebut tetap tersedia untuk diperjualbelikan, hanya saja pergerakannya tak lagi masuk dalam perhitungan IHSG.

"Tetap bisa diperdagangkan, tetapi pergerakan harganya tidak akan mempengaruhi pergerakan IHSG. Untuk memberikan gambaran pergerakan IHSG yang lebih wajar, karena seperti kita ketahui bahwa ada potensi risiko dalam saham-saham [HSC],” katanya.

HSC sendiri merupakan saham dengan konsentrasi kepemilikan yang terpusat pada segelintir pihak atau dikuasai oleh pihak-pihak yang terafiliasi. Konsentrasi kepemilikan macam ini membuat jumlah saham yang beredar bebas di publik menjadi sangat terbatas.

Karakteristik tersebut juga dikenal membuat saham HSC lebih rentan terhadap praktik manipulasi harga, perdagangan terkoordinasi, dan volatilitas tinggi dibandingkan saham dengan kepemilikan yang tersebar luas.

Daftar Saham HSC yang Berpotensi Dikeluarkan dari Perhitungan IHSG

Seturut laman BEI, kini terdapat 80 emiten tercatat yang tergolong HSC. Sebagaimana keterangan Jeffrey, perusahaan-perusahaan ini kini seluruhnya akan dikeluarkan dari perhitungan IHSG.

Berikut merupakan daftar lengkap 80 emiten tercatat yang tergolong HSC dan berpotensi akan dikeluarkan dari perhitungan IHSG.

  1. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
  2. PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT)
  3. PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS)
  4. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)
  5. PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA)
  6. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)
  7. PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI)
  8. PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA)
  9. PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY)
  10. PT Akasha Wira International Tbk (ADES)
  11. PT Temas Tbk (TMAS)
  12. PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD)
  13. PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP)
  14. PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME)
  15. PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND)
  16. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL)
  17. PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT)
  18. PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP)
  19. PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI)
  20. PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD)
  21. PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO)
  22. PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE)
  23. PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA)
  24. PT Charnic Capital Tbk (NICK)
  25. PT Steady Safe Tbk (SAFE)
  26. PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR)
  27. PT Intermedia Capital Tbk (MDIA)
  28. PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)
  29. PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP)
  30. PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA)
  31. PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR)
  32. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)
  33. PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL)
  34. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE)
  35. PT Golden Flower Tbk (POLU)
  36. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI)
  37. PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING)
  38. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII)
  39. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)
  40. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI)
  41. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI)
  42. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)
  43. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT)
  44. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR)
  45. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP)
  46. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
  47. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO)
  48. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)
  49. PT Bank Mega Tbk (MEGA)
  50. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS)
  51. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)
  52. PT Siantar Top Tbk (STTP)
  53. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)
  54. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI)
  55. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
  56. PT FAP Agri Tbk (FAPA)
  57. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)
  58. PT Soho Global Health Tbk (SOHO)
  59. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI)
  60. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)
  61. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA)
  62. PT Bank Permata Tbk (BNLI)
  63. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)
  64. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA)
  65. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)
  66. PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
  67. PT DCI Indonesia Tbk (DCII)
  68. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)
  69. PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG)
  70. PT Kota Satu Properti Tbk (SATU)
  71. PT Mahkota Group Tbk (MGRO)
  72. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)
  73. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)
  74. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)
  75. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)
  76. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)
  77. PT Ifishdeco Tbk (IFSH)
  78. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
  79. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
  80. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)

Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar