Menuju konten utama

Bandara Arab Saudi Diserang, Kemlu: 49 Ribu Jemaah Umrah RI Aman

Demi antisipasi kendala perjalanan jemaah Indonesia, perwakilan RI di Arab Saudi menyiagakan petugas sepanjang waktu.

Bandara Arab Saudi Diserang, Kemlu: 49 Ribu Jemaah Umrah RI Aman
Konferensi pers Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) di Jakarta, Kamis (22/10/2026). tirto.id/M Fajar Nur
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memastikan sebanyak 49.000 jemaah umrah asal Indonesia berada dalam kondisi aman menyusul insiden serangan di Bandara Internasional King Fahd, Dammam, Arab Saudi, pada Rabu (21/10/2026) dini hari.

“Hingga saat ini, seluruh WNI maupun PMI yang berada di wilayah Arab Saudi dilaporkan dalam kondisi aman," ujar Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Heni menjelaskan bahwa insiden di Dammam tersebut tidak mengenai wilayah utama ibadah umrah. Namun, rangkaian serangan tersebut memicu dampak pada lalu lintas udara, khususnya rute di Riyadh, ibu kota Arab Saudi.

Kendati demikian, bandara penghubung jemaah umrah di Jeddah dan Madinah tetap beroperasi.

"Namun demikian, rangkaian serangan tersebut berdampak signifikan terhadap operasional penerbangan, khususnya penerbangan di wilayah Riyadh. Namun demikian, untuk penerbangan di bandara di Jeddah dan Madinah sampai saat ini masih beroperasi normal," jelas Heni.

Imbas pada rute penerbangan jemaah umrah di Jeddah dan Madinah hanya berupa penyesuaian jadwal dan pembatalan minor.

“Hanya as of kemarin tingkat pembatalan ya, cancellation, sebesar 7 persen untuk di Jeddah dan Madinah, dan juga penundaan sebesar 11 persen. Saat ini, di Arab Saudi terdapat 49.000 jemaah umrah dan semuanya dalam keadaan aman," lanjutnya.

Demi mengantisipasi kendala perjalanan bagi jemaah Indonesia yang hendak pulang ke Tanah Air maupun yang baru tiba di Arab Saudi, perwakilan RI di Arab Saudi telah menyiagakan petugas di lapangan sepanjang waktu.

"KJRI sendiri, KJRI Jeddah, piket di bandara ini 24 jam untuk memantau apabila ada jemaah yang stranded atau terdapat gangguan penerbangan," ungkap Heni.

Serangan terhadap Bandara Internasional King Fahd di Dammam terjadi pada Rabu (21/10/2026) dini hari di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Bandara yang terletak di Provinsi Timur (Eastern Province) Arab Saudi tersebut merupakan salah satu gerbang utama logistik dan transportasi udara di Teluk Persia. Meski fasilitas pertahanan udara setempat dilaporkan berhasil mencegat proyektil serangan, otoritas penerbangan sipil Arab Saudi sempat memberlakukan pengalihan rute dan penundaan jadwal penerbangan demi keselamatan lalu lintas udara, terutama di koridor penerbangan wilayah Riyadh dan wilayah timur.

Baca juga artikel terkait PENERBANGAN atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fadrik Aziz Firdausi