tirto.id - Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menargetkan transaksi Trade Expo Indonesia 2026 agar dapat melampaui transaksi Trade Expo Indonesia 2025.
Menurut dia, saat Trade Expo Indonesia 2025, pemerintah menargetkan transaksi mencapai Rp16 miliar. Realisasinya, transaksi Trade Expo Indonesia 2026 mencapai Rp22,8 miliar.
"Saya menyampaikan laporan dari Menteri Perdagangan dan tim, bahwa kita menargetkan total transaksi trade expo Indonesia tahun 2026 sebesar Rp17,5 miliar. Di 2025, target Rp16 miliar lebih, terealisasinya Rp22,8 miliar. Saya meminta agar target ini bisa melampaui target di 2026," ucapnya, mewakili Prabowo, saat acara Trade Expo Indonesia 2026 di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (14/10/2026).
Bahlil menyebutkan, telah ada 16.845 calon pembeli yang terdaftar dalam Trade Expo Indonesia 2026. Belasan ribu calon pembeli itu terdiri dari warga negara Indonesia dan 8.092 warga negara asing.
Ribuan warga negara asing tersebut terdiri dari 134 negara. Ia meyakini transaksi melalui kegiatan itu dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Tanah Air.
"Saya percaya Trade Expo Indonesia pada tahun ini dapat secara maksimal berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujarnya.
Kata Bahlil, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh positif di angka 5,45 persen pada semester I 2026. Angka itu disebut menjadi yang terbaik di antara negara G20.
Di satu sisi, inflasi Indonesia berada di bawah 3 persen pada periode yang sama. Pada Januari-Agustus 2026, surplus neraca perdagangan mencapai 7,25 miliar dolar AS.
"Dengan nilai ekspor mencapai 193,6 miliar USD atau tumbuh 4,74 persen. Year on year. Capaian ini harus kita tingkatkan untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi," sebut Bahlil.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id





































