Aksi Kubur Diri Tuntut Hak Tanah

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Tanah Untuk Rakyat melakukan aksi kubur diri di kawasan Taman Kayu Mas Raya, Pulogadung, Jakarta, Jumat (23/8/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Sejumlah warga ikut serta dalam aksi kubur diri di kawasan Taman Kayu Mas Raya, Pulogadung, Jakarta, Jumat (23/8/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Seorang warga berorasi saat aksi kubur diri di kawasan Taman Kayu Mas Raya, Pulogadung, Jakarta, Jumat (23/8/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Tanah Untuk Rakyat melakukan aksi kubur diri di kawasan Taman Kayu Mas Raya, Pulogadung, Jakarta, Jumat (23/8/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Tanah Untuk Rakyat melakukan aksi kubur diri di kawasan Taman Kayu Mas Raya, Pulogadung, Jakarta, Jumat (23/8/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Tanah Untuk Rakyat melakukan aksi kubur diri di kawasan Taman Kayu Mas Raya, Pulogadung, Jakarta, Jumat (23/8/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Tanah Untuk Rakyat melakukan aksi kubur diri di kawasan Taman Kayu Mas Raya, Pulogadung, Jakarta, Jumat (23/8/2019).
23 Agustus 2019
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Tanah Untuk Rakyat melakukan aksi kubur diri di kawasan Taman Kayu Mas Raya, Pulogadung, Jakarta, Jumat (23/8/2019). Aksi tersebut merupakan bentuk protes warga Kayu Mas Raya terhadap Badan Pertanahan Nasional (BPN) karena BPN dinilai mempersulit warga untuk mendapatkan sertifikat. Warga menuntut BPN untuk segera melakukan pengukuran tanah agar warga mendapatkan kepastian hukum hak atas tanah mereka sehingga tidak khawatir terjadi penggusuran. tirto.id/Andrey Gromico

DarkLight