Menuju konten utama

Tingkat Pengangguran Terbuka Agustus 2026 Turun ke 4,75%

Sementara itu, jumlah pekerja yang terserap di sektor formal mengalami peningkatan, yakni 62,25 juta orang.

Tingkat Pengangguran Terbuka Agustus 2026 Turun ke 4,75%
Sejumlah pencari kerja memadati arena Job Fair yang digelar di Auditorium Universitas Tadulako di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (4/8/2025). ANTARA FOTO/Basri Marzuki/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2026 sebesar 4,75 persen, turun 0,10 persen poin dibandingkan Agustus 2025.

Sementara itu, jumlah pekerja yang terserap di sektor formal mengalami peningkatan, yakni 62,25 juta orang berbanding 61,84 juta orang di Agustus 2025.

“Jumlah pekerja formal per Agustus 2026 mengalami peningkatan menjadi sekitar 62,25 juta orang,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Edy Mahmud, dalam konferensi per di BPS, Kamis (5/11/2026).

Edy memaparkan bahwa total penduduk usia kerja di Indonesia per Agustus 2026 mencapai 220,91 juta orang, yang mencakup angkatan kerja sebanyak 155,37 juta orang dan bukan angkatan kerja 65,54 juta orang.

Dari jumlah angkatan kerja tersebut, sebanyak 147,99 juta orang berstatus bekerja dan 7,38 juta orang merupakan pengangguran atau dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) 4,75 persen.

Meski begitu, tingkat partisipasi angkatan kerja atau TPAK tercatat turun di Agustus 2026 dibandingkan 2025. Pada Agustus 2026 TPAK tercatat sebesar 70,33 persen, lebih rendah dari tahun lalu yang sebesar 70,59 persen.

"Tingkat partisipasi angkatan kerja atau TPAK tercatat turun. TPAK pada Agustus 2026 sebesar 70,33 persen atau lebih rendah jika dibandingkan kondisi Agustus tahun 2025 yang mencapai 70,59 persen," ujar Edy.

Sejalan dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja di sektor formal, jumlah penduduk yang bekerja sebagai buruh, karyawan, dan pegawai mengalami penambahan sebesar 0,36 juta orang menjadi 62,25 juta orang.

Sementara itu, pekerja yang berstatus sebagai pengusaha sendiri turut mencatatkan penambahan terbanyak, yakni sekitar 0,53 juta orang.

Dari sisi jam kerja, proporsi pekerja penuh (bekerja lebih dari 35 jam per minggu) meningkat menjadi 67,47 persen atau setara dengan 99,85 juta orang. Pekerja paruh waktu sebesar 23,85 persen (35,29 juta orang), dan setengah pengangguran sebesar 8,68 persen (12,84 juta orang).

Lapangan usaha yang tercatat paling banyak menyerap tenaga kerja pada periode ini masih didominasi oleh sektor pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta industri.

Baca juga artikel terkait PENGANGGURAN TERBUKA atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Fadrik Aziz Firdausi