tirto.id - Tanah longsor terjadi di Perumahan Teras Dati, Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Bali. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan menyebut peristiwa itu menyebabkan dua rumah roboh hingga seorang warga menjadi korban.
Beruntung, warga bernama Risnu Akbar Kurniawan (29) itu hanya mengalami luka-luka. Kini, dia menjalani perawatan di Rumah Sakit Kasih Ibu Tabanan.
"Kejadian tanah longsor ini berlangsung pada Selasa pagi, sekitar pukul 7.30 wita di perumahan Teras Dati, Tabanan. Ada dua rumah yang roboh dan seorang warga alami luka-luka," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, Selasa (20/10/2026).
Hasil pemeriksaan menunjukkan satu kamar dan dapur dari rumah warga bernama Nurul Laili mengalami kerusakan, sementara rumah milik Anak Agung Krisna Jaya rusak di bagian dapur.
Menurut Srinadha, bangunan dapur dan kamar dua rumah itu amblas ke bagian belakang yang berbatasan langsung dengan aliran sungai di perumahan tersebut. Ada dugaan, tanah dan tembok terkikis hingga menyebabkan longsor ke bawah aliran sungai.
"Tanah dan tembok labil di sebelah barat telabah (sungai kecil/selokan), sedikit demi sedikit kikis tanah tembok sehingga ambruk, tanah ikut tergerus," sambung Kasidarlog BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika.
Lebih lanjut, Trisna menjelaskan Risnu mengalami luka pada kepala dan kaki. Saat kejadian, dia tengah berada di dapur.
"Menurut informasi kerabatnya, korban berada di dapur, tahu-tahu langsung ambruk," terangnya.
Evakuasi menggunakan alat berat saat ini masih belum bisa dilakukan karena tanah masih labil. Tim BPBD Tabanan juga telah berkoordinasi dengan pengurus setempat dan hanya boleh melakukan evakuasi secara manual.
"Untuk evakuasi belum selesai karena belum berani, labil (tanahnya). Evakuasi manual, tidak bisa alat berat ke sana," pungkas Trisna.
Penulis: Ahmad Firizqi Irwan
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id


































