Menuju konten utama

Profil Syabilla Rizkia Atlet Selam Meninggal saat Porprov Jateng

Profil Syabilla Rizkia, atlet selam Jepara dan mahasiswa UGM yang meninggal saat bertanding di Porprov Jateng 2026, beserta kronologinya.

Profil Syabilla Rizkia Atlet Selam Meninggal saat Porprov Jateng
Atlet selam Syabilla Rizkia. (Instagram/@konijepara)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet renang dan selam asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, meninggal dunia saat mengikuti perlombaan cabang olahraga selam dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di pesisir laut Awann Costa, Semarang Barat, Kota Semarang, pada Minggu (25/10/2026).

Kepergian Syabilla Rizkia Putri Raharja tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga tetapi juga Universitas Gadjah Mada (UGM), tempatnya menempuh pendidikan sebagai mahasiswa Fakultas Psikologi.

“Almarhumah merupakan sosok berdedikasi tinggi yang telah mengharumkan nama almamater melalui deretan prestasi membanggakan di tingkat regional hingga nasional. Terima kasih atas seluruh kerja keras, kebaikan, dan dedikasi yang telah diukir. Semangat dan warisan prestasimu akan selalu menginspirasi keluarga besar UGM,” tulis akun Instagram Direktorat Kemahasiswaan UGM.

Sebelum meninggal dunia, Syabilla telah menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua medali emas dalam Porprov Jateng 2026, masing-masing pada nomor 100 meter dan 200 meter bifins putri.

Namun, saat mengikuti perlombaan selam perairan terbuka atau Open Water Finswimming (OWF) sejauh 3.000 meter, ia dilaporkan mengalami kesulitan menjelang garis finis dan akhirnya dievakuasi oleh petugas.

Profil Syabilla Rizkia Putri Raharja

Syabilla Rizkia Putri Raharja lahir pada 21 Agustus 2004. Ia merupakan atlet renang dan selam asal Kabupaten Jepara yang dikenal melalui prestasinya di berbagai kompetisi, termasuk ajang tingkat regional dan nasional.

Selain menjalani karier olahraga, Syabilla juga menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Berdasarkan profil LinkedIn-nya, Syabilla merupakan mahasiswa Psikologi UGM angkatan 2023 yang dijadwalkan menyelesaikan pendidikan pada 2027.

Syabilla menggambarkan dirinya sebagai mahasiswa yang ingin memahami perilaku manusia dan berkontribusi dalam pengembangan individu. Pengalaman memimpin, keterlibatan dalam organisasi, dan keikutsertaannya dalam kompetisi olahraga tingkat nasional turut membentuk keterampilan komunikasi, kerja sama tim, adaptasi, serta pemecahan masalah.

Sebelum berkuliah di UGM, Syabilla menempuh pendidikan menengah di SMA Negeri 11 Semarang pada 2020–2023. Setelah lulus, ia melanjutkan studi di Fakultas Psikologi UGM.

Selama menjadi mahasiswa, Syabilla juga memperoleh penghargaan akademik. Pada Desember 2025, ia menerima penghargaan Outstanding Student of the Faculty of Psychology dalam rangka peringatan hari jadi Fakultas Psikologi UGM.

Sebelumnya, pada November 2023, ia juga menerima penghargaan mahasiswa berprestasi dari Direktorat Kemahasiswaan UGM. Penghargaan tersebut diberikan oleh Direktur Kemahasiswaan UGM, Dr. Sindung Tjahyadi, M.Hum.

Di luar kegiatan akademik dan olahraga, Syabilla memiliki pengalaman dalam pengembangan sumber daya manusia melalui kegiatan organisasi dan program magang.

Pada Juni–Desember 2025, ia terlibat dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Renang UGM sebagai staf pengembangan sumber daya manusia atau Human Resources Training Development.

Pada Juli–Agustus 2025, Syabilla juga menjalani magang sebagai asisten sumber daya manusia di Unique Cargo Indonesia, Jepara. Pengalaman profesionalnya berlanjut pada Januari–Februari 2026 melalui program magang di Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta.

Selain beraktivitas sebagai mahasiswa, Syabilla merupakan atlet yang mengharumkan nama Jepara dan UGM melalui kompetisi renang dan selam.

Salah satu pencapaiannya tercatat pada Oktober 2024, ketika ia meraih predikat perenang terbaik dalam kejuaraan renang antarmahasiswa tingkat nasional yang diselenggarakan Universitas Hasanuddin bersama Indonesian Aquatic. Dalam kompetisi tersebut, ia meraih medali emas pada nomor gaya punggung 200 meter putri.

Prestasinya berlanjut pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Dalam ajang tersebut, Syabilla berhasil meraih dua medali emas untuk Kabupaten Jepara pada nomor selam bifins putri 100 meter dan 200 meter.

Kronologi Syabilla Rizkia meninggal saat bertanding di Porprov Jateng 2026

Peristiwa yang merenggut nyawa Syabilla terjadi pada Minggu (25/10/2026) pagi saat ia mengikuti cabang olahraga selam dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Perlombaan berlangsung di kawasan perairan Awann Costa, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.

Syabilla mengikuti nomor open water finswimming (OWF) dengan jarak tempuh 3.000 meter dan kedalaman air sekitar lima meter.

Berbeda dari nomor kolam, perlombaan perairan terbuka berlangsung di laut sehingga atlet harus menempuh jarak yang ditentukan dalam kondisi perairan terbuka. Dalam pertandingan tersebut, Syabilla berupaya menyelesaikan lintasan hingga mencapai garis finis.

Saksi yang merupakan motoris perlombaan sempat melihat Syabilla melambaikan tangan setelah menjalani dua putaran. Meski demikian, ia dilaporkan tetap melanjutkan perlombaan.

Memasuki putaran ketiga, Syabilla mulai mengalami kesulitan dan dilaporkan tenggelam. Petugas yang mengawal jalannya lomba kemudian melakukan pertolongan dan mengevakuasinya dari perairan.

Syabilla berada sekitar 200 meter dari garis finis ketika kondisinya mulai memburuk. Tim panitia kemudian mengangkatnya ke perahu untuk dibawa ke daratan.

Setelah berhasil dievakuasi dari laut, Syabilla dibawa ke daratan untuk mendapatkan pertolongan medis. Ia kemudian dimasukkan ke ambulans dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

"Informasi dari panitia dan tim medis, korban diduga mengalami kelelahan," kata Kombes Pol Erlin Tan Jaya dikutip Antara (25/10/2026).

Kepolisian menyatakan panitia dan tim medis telah melakukan upaya pertolongan sesuai prosedur operasional standar (SOP), termasuk proses evakuasi dan pemeriksaan medis.

Baca juga artikel terkait ATLET MUDA atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra