Menuju konten utama

Polda Metro Jaya Gerebek Kampung Boncos, Sita 7 Bong Sabu

Sebanyak 101 personel gabungan Polda Metro Jaya menggerebek Kampung Boncos Jakbar. Petugas sita 7 alat hisap sabu beserta puluhan pipet.

Polda Metro Jaya Gerebek Kampung Boncos, Sita 7 Bong Sabu
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya saat menggerebek Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada Senin (19/10/2026). tirto.id/ Hanang Septioyudho
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggerebek Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada Senin (19/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk alat hisap sabu.

Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Triyatno Pamungkas, mengatakan penggerebekan diawali dengan apel di Pospol Lantas Tomang, Jakarta Barat. Sebanyak 101 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan tersebut.

"Personel terdiri dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Direktorat Narkoba Bareskrim, Ditsamapta, Bid Propam, Bid Dokkes, Bid Humas Polda Metro Jaya, Satrenarkoba Polres Metro Jakarta Barat, POM TNI dan Satpol PP," kata Triyatno, Senin (19/10/2026).

Penggerebekan Kampung Boncos

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya saat menggerebek Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada Senin (19/10/2026). tirto.id/Hanang Septioyudho

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, memerinci barang bukti yang disita dalam penggerebekan tersebut.

Barang bukti itu meliputi tujuh alat hisap sabu atau bong, 10 pipet, dua pak sedotan, satu palu, dua gunting, dan empat pisau kater.

"Barang bukti yang diamankan 7 alat hisap sabu, 10 pipet, 2 pack sedotan, 1 palu, 2 gunting dan 4 kater," kata Bismo.

Penggerebekan Kampung Boncos

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya saat menggerebek Kampung Boncos, Jakarta Barat, pada Senin (19/10/2026). tirto.id/Hanang Septioyudho

Baca juga artikel terkait KASUS NARKOBA atau tulisan lainnya dari Hanang Septioyudho

tirto.id - Flash News
Reporter: Hanang Septioyudho
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Siti Fatimah