tirto.id - Perusahaan PT PLN Batam, Rudi Antono, membantah adanya pemadaman listrik terencana selama tiga hari. Ia juga membantah listrik hanya dinyalakan selama 6 jam.
Hal ini Rudi sampaikan merespons adanya unggahan di sosial media terkait pemadaman listrik serta listrik hanya dinyalakan selama 6 jam.
"Sehubungan dengan beredarnya unggahan grafis di media sosial mengenai Pengumuman Pemadaman Listrik Terencana Selama 3 Hari, 12-14 Oktober 2026, serta pesan berantai yang menyatakan bahwa listrik hanya menyala dari PLTD Tanjungpinang dan warga hanya kebagian nyala 6 jam, PT PLN Batam menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut adalah tidak benar (hoaks)," tulis Rudi dalam pengumuman resmi, dikutip Selasa (13/10/2026).
Ia menyatakan pihaknya tidak pernah mengumumkan soal pemadaman listrik terencana selama tiga hari maupun listrik hanya dinyalakan selama 6 jam. Menurut Rudi, PLN Batam saat ini sedang berupaya untuk memulihkan sistem kelistrikan yang bermasalah.
"PLN Batam tidak pernah mengeluarkan pengumuman pemadaman terencana selama 3 hari berturut-turut, maupun pemberlakuan pembatasan nyala listrik 6 jam sebagaimana dinarasikan dalam pesan dan gambar yang beredar luas di masyarakat," sebut Rudi.
"Kami senantiasa berkomitmen untuk memberikan pembaruan informasi mengenai perkembangan pemulihan sistem kelistrikan secara transparan dan akurat," sambung dia.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, bakal memanggil PT PLN imbas pemadaman listrik di Kota Batam dan sekitarnya di Kepulauan Riau yang terjadi pada Senin (12/10/2026).
Kini, ia mengaku belum berkoordinasi dengan PLN terkait pemadaman listrik di Batam.
"Belum saya rapat dengan PLN. Nanti, abis ini, saya rapat sama PLN," ucapnya di Jakarta Pusat, Senin.
Dalam kesempatan itu, Bahlil menyatakan, pihaknya bakal mengecek soal pemadaman listrik di Batam bersama PLN.
"Saya coba cek di PLN ya, nanti saya cek [terkait pemadaman listrik di Batam]," tutur Bahlil.
Sebagai informasi, pemadaman listrik meluas terjadi di sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya, Senin, sejak pagi hari. Gangguan tersebut berdampak pada sejumlah kawasan permukiman dan fasilitas pelayanan publik.
PT PLN Batam menyatakan tengah mengerahkan tim teknis dan operasional untuk menangani gangguan serta memulihkan pasokan listrik secara bertahap.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id






































