Menuju konten utama

Petugas Gugur saat Tangani Karhutla Bromo Bertambah Jadi 4 Orang

Cak Panda sempat mendapat perawatan intensif, namun parahnya luka menyebabkan nyawanya tak tertolong.

Petugas Gugur saat Tangani Karhutla Bromo Bertambah Jadi 4 Orang
Api membakar vegetasi kering di kawasan Bukit Pengol Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (11/9/2026). ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Jumlah anggota petugas gabungan yang gugur saat berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kini bertambah menjadi empat orang.

Hendra Rony Wagiyatna merupakan petugas keempat yang gugur dari peristiwa tragis tersebut. Dia juga merupakan Manggala Agni Pemula pada Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

"Keluarga Besar Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kementerian Kehutanan menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Hendra Rony Wagiyanata atau Cak Panda, pada Kamis, 15 Oktober 2026," pungkas Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, Kamis malam.

Cak Panda, sapaan akrab korban, mengalami luka bakar yang cukup serius akibat terjebak kepungan api di kawasan Mentigen, Probolinggo, dan sempat menjalani perawatan intensif.

Berbagai upaya penyelamatan telah dilakukan oleh tim medis usai korban dievakuasi dari lokasi kebakaran, namun parahnya luka yang diderita menyebabkan nyawanya tidak tertolong.

"Almarhum berpulang setelah menjalani perawatan intensif pascapelaksanaan tugas pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru," katanya.

Rudijanta menyampaikan keberanian dan pengorbanan korban bersama rekan-rekan yang terlibat menjadi wujud dedikasi dalam menjalankan tugas mulia yang layak mendapatkan penghormatan.

"Dedikasi dan pengabdian almarhum dalam menjaga kawasan konservasi akan selalu menjadi bagian dari perjuangan bersama dalam melindungi alam dan lingkungan," tandasnya.

Dengan meninggalnya satu korban tambahan, jumlah petugas yang gugur dalam insiden tersebut kini mencapai empat orang. Sebelumnya, tiga petugas lainnya telah dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Mereka adalah Wisnu Yuda Pratama (25), Sefriel Ardiansyah (19), dan Sukaris (55).

Sementara itu, dua korban lain yang mengalami luka hingga saat ini masih dalam perawatan medis, yakni Munawi dari satuan Masyarakat Peduli Api (MMP TLP), dan Suraji yang merupakan sekuriti dari hotel setempat.

Pihak BB TNBTS turut menyampaikan doa dan dukungan bagi keluarga korban yang sedang berduka agar senantiasa diberi ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan," tuturnya.

Baca juga artikel terkait KARHUTLA atau tulisan lainnya dari Muhammad Irvan Aditya Sudarwanto

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Irvan Aditya Sudarwanto
Penulis: Muhammad Irvan Aditya Sudarwanto
Editor: Fadrik Aziz Firdausi