Pementasan The Wayang Bocor

Siluet wayang saat pementasan The Wayang Bocor sebuah karya kolaborasi perupa Eko Nugroho dengan seniman teater Yogyakarta dengan lakon "Permata di Ujung Tanduk" karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Pementasan ini merupakan bagian dari program bertajuk Royo-Royo yang digagas oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue pada Sabtu (26/10/19). tirto.id/Hafitz Maulana
Seorang pemain teater saat pementasan The Wayang Bocor, sebuah karya kolaborasi perupa Eko Nugroho dengan seniman teater Yogyakarta dengan lakon "Permata di Ujung Tanduk" karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Pementasan ini merupakan bagian dari program bertajuk Royo-Royo yang digagas oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue pada Sabtu (26/10/19). tirto.id/Hafitz Maulana
Aksi pemain teater dalam pementasan The Wayang Bocor sebuah karya kolaborasi perupa Eko Nugroho dengan seniman teater Yogyakarta dengan lakon "Permata di Ujung Tanduk" karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Pementasan ini merupakan bagian dari program bertajuk Royo-Royo yang digagas oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue pada Sabtu (26/10/19). tirto.id/Hafitz Maulana
Aksi pemain teater saat pementasan The Wayang Bocor sebuah karya kolaborasi perupa Eko Nugroho dengan seniman teater Yogyakarta dengan lakon "Permata di Ujung Tanduk" karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Pementasan ini merupakan bagian dari program bertajuk Royo-Royo yang digagas oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue pada Sabtu (26/10/19). tirto.id/Hafitz Maulana
Aksi pemain teater saat pementasan The Wayang Bocor sebuah karya kolaborasi perupa Eko Nugroho dengan seniman teater Yogyakarta dengan lakon "Permata di Ujung Tanduk" karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Pementasan ini merupakan bagian dari program bertajuk Royo-Royo yang digagas oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue pada Sabtu (26/10/19). tirto.id/Hafitz Maulana
Seorang pemain teater bernyanyi dalam pementasan The Wayang Bocor sebuah karya kolaborasi perupa Eko Nugroho dengan seniman teater Yogyakarta dengan lakon "Permata di Ujung Tanduk" karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Pementasan ini merupakan bagian dari program bertajuk Royo-Royo yang digagas oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue pada Sabtu (26/10/19). tirto.id/Hafitz Maulana
Para pemain teater bernyanyi dan berdansa dalam pementasan The Wayang Bocor sebuah karya kolaborasi perupa Eko Nugroho dengan seniman teater Yogyakarta dengan lakon "Permata di Ujung Tanduk" karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Pementasan ini merupakan bagian dari program bertajuk Royo-Royo yang digagas oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue pada Sabtu (26/10/19). tirto.id/Hafitz Maulana
Para pemain teater mengajak penonton bernyanyi dan berdansa dalam pementasan The Wayang Bocor sebuah karya kolaborasi perupa Eko Nugroho dengan seniman teater Yogyakarta dalam lakon "Permata di Ujung Tanduk" karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Pementasan ini merupakan bagian dari program bertajuk Royo-Royo yang digagas oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue pada Sabtu (26/10/19). tirto.id/Hafitz Maulana
Seorang penonton memberikan saweran dalam pementasan The Wayang Bocor sebuah karya kolaborasi perupa Eko Nugroho dengan seniman teater Yogyakarta dengan lakon "Permata di Ujung Tanduk" karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Pementasan ini merupakan bagian dari program bertajuk Royo-Royo yang digagas oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue pada Sabtu (26/10/19). tirto.id/Hafitz Maulana
Aksi pemain teater dalam pementasan The Wayang Bocor sebuah karya kolaborasi perupa Eko Nugroho dengan seniman teater Yogyakarta dengan lakon "Permata di Ujung Tanduk" karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Pementasan ini merupakan bagian dari program bertajuk Royo-Royo yang digagas oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue pada Sabtu (26/10/19). tirto.id/Hafitz Maulana
Pengunjung melihat pameran arsip program Hibah Seni yang digagas oleh Yayasan Kelola di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Program ini bertujuan untuk mempromosikan kemajuan budaya dan seni Indonesia. Keuntungan yang diperoleh dari program ini akan dialokasikan untuk mendukung seniman Indonesia melalui program Kelola yang bertujuan untuk pertumbuhan berkelanjutan ekosistem seni. tirto.id/Hafitz Maulana
Pengunjung melihat instalasi karakter Wayang Bocor karya perupa Eko Nugroho yang dipamerkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Pameran tersebut merupakan rangkaian dari program bertajuk Royo-Royo yang diinisiasi oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue. tirto.id/Hafitz Maulana
Siluet pemain teater saat pementasan The Wayang Bocor sebuah karya kolaborasi perupa Eko Nugroho dengan seniman teater Yogyakarta dengan lakon "Permata di Ujung Tanduk" karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Pementasan ini merupakan bagian dari program bertajuk Royo-Royo yang digagas oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue pada Sabtu (26/10/19). tirto.id/Hafitz Maulana
Pementasan The Wayang Bocor sebuah karya kolaborasi perupa Eko Nugroho dengan seniman teater Yogyakarta dengan lakon "Permata di Ujung Tanduk" karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue
26 Oktober 2019
Pementasan The Wayang Bocor sebuah karya kolaborasi perupa Eko Nugroho dengan seniman teater Yogyakarta dengan lakon "Permata di Ujung Tanduk" karya penyair Gunawan Maryanto ditampilkan di Dia.Lo.Gue, Kemang, Jakarta, Sabtu (26/10/19). Pementasan ini merupakan bagian dari program bertajuk Royo-Royo yang digagas oleh Yayasan Kelola bekerjasama dengan Dia.Lo.Gue pada Sabtu (26/10/19). tirto.id/Hafitz Maulana

DarkLight