Dalton Ichiro Tanonaka

LahirKohala, Hawaii, Amerika Serikat, NaN undefined NaN
Profesi
Karier
  • CEO The Indonesia Channel (2014-2016)
  • Anchor/Advisor PT Media Televisi Indonesia (METRO TV) (2006-2014)
  • Anchor CNN Hongkong (2000-2002)
Pendidikan
  • Northern Illinois University, Bachelor of Science (B.S.), Broadcast Journalism, 1976 – 1978 (1976-1978)
  • Colorado Mesa University, Associate of Arts (A.A.), 1974 – 1976 (1974-1976)

Dalton Tanonaka sosok yang tidak asing bagi penikmat program berita internasional berbahasa Inggris di Metro TV. Wajahnya kerap menghiasi layar monitor televisi sebagai presenter sejak bergabung dengan Metro TV pada 2006.

Saat ini, pria kelahiran Kohala, Hawaii Amerika Serikat (13 Juni 1954) yang memiliki nama lengkap Dalton Ichiro Tanonaka itu menjabat sebagai CEO The Indonesia Channel, saluran yang bisa disimak di layar televisi dan juga tersedia dalam bentuk mobile apps.

Meskipun lahir dan besar di Hawaii, namun Tanonaka menghabiskan sebagian kariernya di Asia. Ia tumbuh di Honolulu di pulau Oahu, dan melanjutkan sekolah umum hingga lulus di Kalani High School. Saat masih sekolah, untuk bertahan hidup dan menabung, ia juga bekeja sebagai pemandu wisata hingga akhirnya Tanonaka lulus dari Mesa Collage (sekarang Colorado Mesa Univercity) di Grand Junction, Colorado pada 1976 sebagai sarjana Associzte of Arts. Pada 1977 ia lulus sarjana bidang jurnalisme di Northern Illionis University di Delkalb, Illionis.

Setelah bekerja di TV dan koran ABC & NBC di Honolulu dan The Honolulu Advertiser, Tanonaka direkrut oleh media Jepang sebagai pembawa acara di NHK pada 1990. Dia juga terlibat dalam pendirian Japan Business Today, sebuah program harian internasional yang didistribusikan dari Tokyo.

Setelah proyek NHK berakhir pada 1994, Tanonaka bergabung untuk meluncurkan chanel bisnis di U.S yaitu CNBC in Asia. Dari markas besar Chai Wan, Hongkong, Tanonaka mendirikan koran harian dan program “feature” yaitu The NBC Asia Evening News dan Money, Money, Money.

Ketika operasional CNBC Asia pindah ke Singapura pada 1998, ia cuti dan kembali ke Hawaii. Dia sempat ditunjuk sebagai Direktur Pengembangan Ekonomi di Honolulu, di mana dia meresume/menyimpan karir jurnalistiknya hingga 1999. Kemudian, CNN Internional kembali merekrutnya untuk wilayah Asia yang bermarkas di Hongkong, di mana dia menangani beberapa program yaitu BizAsia, Asia Tonight, dan TalkAsia. Sejak peristiwa 11 September 2001 di Amerika Serikat, Tanonaka mengakhiri kontraknya dengan CNN dan kembali ke Hawaii untuk berkecimpung dalam pelayanan publik.

Kemudian, pada 2006, Tanonaka bergabung dengan media berita (media yg menayangkan berita selama 24jam) pertama di Indonesia, yaitu Metro TV di Jakarta. Ia kerap membawakan acara “Indonesia Now” sejak September 2006. Program tersebut juga tayang pada jaringan internasioanl seperti NHK Jepang dan juga live streaming di internet www.metrotvnews.com. Pada 2010, Tanonaka bersama Rahayu “Sara” Saraswati mengisi program dialog mingguan “TalkIndonesia”. Kemudian, pada 2011 ia membuat program bulanan “ASEAN Today” yang bekerja sama dengan sekretariat ASEAN.

Selain itu, Tanonaka juga adalah penulis tetap sebuah kolom di The Jakarta Post sejak tahun 2007, kemudian pindah ke Jakarta Globe tahun 2010. Sejak Januari 2014, Tanonaka menjadi CEO The Indonesia Chanel, chanel pertama di Indonesia yang berbahasa Inggris selama 24 jam untuk didistribusikan secara global.