Budi Karya Sumadi

Budi Karya Sumadi

timeter overall

+32
Lahir
Palembang, 18/12/1956
Profesi
Menteri Perhubungan (2016-2019)
Karier
  • Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (2004-2013)
  • Direktur Utama Angkasa Pura II (2015-2016)
  • Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (2004-2013)
  • Menteri Perhubungan (2016-2019)
Pendidikan
  • Jurusan Arsitektur, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1981-)

Budi Karya Sumadi adalah mantan Direktur Utama Angkasa Pura II Jakarta. Sebelum menduduki jabatan sebagai Dirut Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi adalah Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro).


Nama Budi Karya Sumadi menjadi salah satu nama baru yang muncul pada pergantian kabinet Juli 2016 ini. Budi yang masih menjabat Direktur Angkasa Pura II dikabarkan akan menjadi Menteri Perhubungan, menggantikan Ignasius Jonan.


Lulusan jurusan arsitektur Universitas Gajah Mada tahun 1981 ini sudah malang melintang di berbagai proyek pembangunan kawasan di sekitar Jakarta. Setidaknya sudah sejak 1982, ia bekerja di PT Pembangunan Jaya sampai 2004 silam. Posisi tertinggi ia menduduki jabatan sebagai Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk yang memimpin pengembangan Ancol.


Hasil karya pria kelahiran Palembang 18 Desember 1956 ini juga banyak setelah didapuk menjadi Direktur Utama PT Jakarta Propertindo tahun 2004-2013. Sejumlah mega proyek di Ibu Kota berhasil diselesaikan, di antaranya, revitalisasi taman kota Waduk Pluit dan Waduk Ria-Rio serta penyelesaian rumah susun sederhana sewa di Marunda.


Sebelum disebut menggantikan Jonan, Budi Karya sempat berseberangan dengan kebijakan Jonan. Budi Karya sempat menolak permintaan Jonan untuk mencopot General Manager Bandara Soekarno-Hatta, akibat kesalahan ground handling yang dilakukan maskapai Lion Air pada 10 Mei 2016. Konflik dengan Jonan yang terakhir adalah ketika niat Budi untuk mengaktifkan pengoperasian Bandara Ultimate Soekarno-Hatta ditentang Jonan, dengan alasan infrastruktur yang belum siap dan belum ada menara pengawas.


Pada Reshuflle Kabinet Kerja Jilid II, Presiden Joko Widodo menunjuk Budi Karya Sumadi sebagai Menteri Perhubungan dan menggantikan Ignasius Jonan. Budi Karya Sumadi resmi menjabat sebagai Menteri Perhubungan dan dilantik pada 27 Juli 2016, di Istana Negara, Jakarta.