tirto.id - Ledakan besar terjadi di kawasan Ruko Pakuwon City San Antonio, Surabaya, pada Selasa (6/10/2026) pagi. Peristiwa yang dipicu akibat kebocoran gas tersebut mengakibatkan puluhan bangunan serta kendaraan rusak parah. Selain itu, lima orang juga dilaporkan mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, memaparkan insiden ini merusak 42 Ruko, 16 unit hunian rumah, dan 8 unit kendaraan dengan rincian 3 motor dan 5 mobil.
Luthfie bilang, sebagian dampak kerusakan berupa pecah kaca akibat getaran dari ledakan. Sementara korban luka akibat peristiwa tersebut, kini dalam penanganan medis.
“Untuk korban saat ini ada 4 korban laki-laki dan 1 korban perempuan sudah dirawat di Rumah Sakit Haji. Mudah-mudahan segera diberi kesembuhan,” ujarnya diwawancarai di lokasi.
Luthfie memaparkan, seorang koki yang sedang memasak di salah satu ruko kawasan Ruko Pakuwon City San Antonio sempat mencium bau gas sebelum terjadinya insiden ledakan.
“Tadi sekitar pukul 07.00 ketika koki sedang masak memang sempat mencium bau gas kemudian dalam sekejap terjadi semacam ledakan,” tegasnya.
Berdasar hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kata Luthfie, penyidik menemukan kandungan bahan peledak.
“Saat ini Penjinak Bom (Jibom) sudah melakukan olah TKP dan meyakinkan sampai saat ini tidak ditemukan kandungan yang berbau bahan peledak,” sebutnya.
Oleh sebab itu, dugaan kuat pemicu ledakan bersumber dari kebocoran gas.
“Dari informasi yang didapat ledakan dipicu dari kebocoran gas,” tukasnya.
Penulis: Muhammad Irvan Aditya Sudarwanto
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id
































