Menuju konten utama

Klasemen EPL 2026/27: MU Ranking 18, Apakah Bisa Degradasi?

Klasemen EPL 2026 usai Man United vs Aston Villa 4-4: dengan ranking 18 sampai jeda internasional berakhir, apakah MU bisa degradasi pada akhir musim?

Klasemen EPL 2026/27: MU Ranking 18, Apakah Bisa Degradasi?
Gelandang Manchester United asal Kamerun, #19 Bryan Mbeumo (kedua dari kiri), merayakan gol pembuka bersama rekan setimnya dalam pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Leeds United dan Manchester United di Elland Road, Leeds, Inggris bagian utara, pada 18 Oktober 2026. (Foto oleh Paul ELLIS / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Klasemen Liga Inggris 2026/27 hingga pekan ke-10 pada Senin (9/11/2026) memastikan Manchester United ada di peringkat 18 alias zona degradasi bersama Sunderland dan Crystal Palace. Hasil imbang dalam laga MU vs Aston Villa di Old Trafford yang ditutup dengan skor 4-4 jadi alasannya. Iblis Merah akan tetap di zona merah ini sampai 2 pekan ke depan karena ada jeda internasional.

Manchester nyaris saja kalah untuk kelima kalinya di Liga Inggris 2026/27. Menghadapi Aston Villa di kandang sendiri, Iblis Merah tertinggal 0-2 lebih dahulu lewat 2 gol cepat hanya dalam 4 menit oleh Alysson ('2) dan Nicolas Jackson ('4).

Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Bruno Fernandes ('16) dan Youri Tielemans ('44). Namun, seperti paruh pertama, awal babak kedua jadi neraka untuk Manchester United. Dalam rentang 8 menit, Villa mencetak 2 gol, lewat penalti John McGinn ('48) dan aksi Leon Goretzka ('53).

Gol terlambat Joshua Zirkzee dan Patrick Dorgu di injury time membuat Man United mengejar skor imbang 4-4. Namun, mereka tidak beranjak dari zona merah.

Iblis Merah memiliki catatan miris dalam 10 partai awal EPL. Mereka hanya menang 1 kali, sisanya seri 5 kali dan kalah 4 kali. Iblis Merah adalah tim paling sedikit menang di Liga Inggris musim ini. Poin MU pun, 8 angka, saat ini beda 1 poin saja dari juru kunci, Crystal Palace (7 angka).

Klasemen EPL 2026/27 Usai Man Utd vs Aston Villa: Ranking Berapa?

Manchester United yang baru saja mengalahkan AS Roma 3-2 dalam laga UCL di Old Trafford, berharap keajaiban yang sama terjadi di tempat yang sama. Namun, di depan 74.149 penonton yang memadati stadion keramat MU, Aston Villa langsung menggebrak dalam empat menit pertama.

Gawang United yang dikawal Senne Lammens langsung terkoyak ketika Alysson melepaskan tembakan mendatar untuk menyambut umpan terukur John McGinn. Belum juga bek tuan rumah sigap dengan serbuan lawan, Aston Villa mencetak gol kedua mereka. Kali ini, menit keempat, Nicolas Jackson berada di posisi yang tepat untuk menyambar bola muntah di dalam kotak penalti.

Tertinggal dua gol tidak membuat Manchester United patah semangat. Anak asuh Michael Carrick perlahan membangun serangan dan mendapat momentum pada menit ke-14. Wasit Chris Kavanagh menunjuk titik putih setelah meninjau VAR atas pelanggaran Boubacar Kamara di area terlarang. Bruno Fernandes yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Skor 1-2.

Tekanan demi tekanan terus dilancarkan United. Setelah beberapa kali aksi Zion Suzuki menggagalkan peluang emas tuan rumah, Iblis Merah akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-44. Umpan manis Noussair Mazraoui diselesaikan oleh Youri Tielemans. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 2-2.

Kecerobohan United berulang lagi di awal babak kedua. Aston Villa kembali mengambil inisiatif serangan. Diogo Dalot melakukan pelanggaran fatal di kotak terlarang United. John McGinn yang mengeksekusi penalti pada menit ke-48 sukses memperdaya Senne Lammens untuk mengembalikan keunggulan Villa.

Lima menit kemudian, skor bertambah lagi untuk tim tamu. Memanfaatkan situasi rebound di dalam kotak penalti pada menit ke-53, Leon Goretzka melepaskan tembakan keras ke sudut kanan bawah gawang. Skor 2-4, dan tampaknya United tak mungkin mengelak dari kekalahan.

Demi mengejar ketertinggalan, United memasukkan sejumlah tenaga baru seperti Mason Mount, Patrick Dorgu, dan Shea Lacey. Kiper Villa, Zion Suzuki, tampil impresif. Ia menggagalkan aksi individu Matheus Cunha ('76). Keberuntungan tuan rumah tampak menjauh ketika tembakan spekulasi Mason Mount hanya menghantam mistar gawang ('89).

United tampak hanya bisa memperkecil kekalahan ketika Joshua Zirkzee menyelesaikan bola dari Patrick Dorgu (90+2). Namun, ternyata nama yang terakhir disebut menciptakan kejutan pada ujung laga. Bermula dari sepak pojok Bruno Fernandes, Dorgu mencetak gol keempat United untuk skor 4-4.

Namun, bahkan dengan comeback dua kali dari tertinggal 0-2 jadi 2-2 dan dari 2-4 ke 4-4, Manchester United tetap tidak menang. Hasil imbang ini memang menaikkan posisi mereka dari peringkat 19 ke-18. Namun, dipastikan dalam jeda internasional ini, Iblis Merah bertahan di zona degradasi.

Berikut ini update klasemen EPL 2026/27 terbaru usai hasil Manchester United vs Aston Villa pada Senin (9/11/2026) dini hari.

PosKlubMainMSKSGPoin
1Arsenal10901+1027
2Brighton10712+1922
3Manchester City10703+821
4Liverpool10532+418
5Chelsea10514+316
6Everton10442+216
7Bournemouth10433+215
8Brentford10352+514
9Leeds10352+214
10Aston Villa10343-313
11Tottenham10334-112
12Newcastle10334-312
13Hull City10253011
14Ipswich10325-511
15Fulham10244-210
16Nottingham10235-49
17Coventry10307-99
18Manchester United10154-78
19Sunderland10226-98
20Crystal Palace10217-147

Apakah Manchester United Bisa Degradasi dari EPL 2026/27?

Manchester United hanya mampu mendapatkan 8 angka dari 10 pertandingan awal EPL 2026/27 dan berada di zona merah. Lantas, berapa besar peluang Iblis Merah untuk terdegradasi musim ini?

Dengan hanya 1 kemenangan dari 10 partai, situasi memang berat bagi tim asuhan Michael Carrick. Namun, Newcastle United pada 2018/19 bahkan cuma meraih 3 angka dari 10 partai awal (3 seri dan 7 kalah). Di klasemen akhir, The Magpies selamat dengan total 45 angka.

Ada pula Sunderland pada musim 2024/15. The Black Cats hanya punya 8 poin dari 10 laga awal, tetapi tetap lolos dari degradasi. Di akhir musim, Sunderland finis posisi 16, atau 2 tingkat dari wilayah merah.

Hanya saja, ada pula tim-tim yang mendapatkan 8 poin dari 10 partai pertama, lantas harus bermain di Divisi Championship musim berikutnya. Mereka di antaranya Luton Town edisi 2023/24. Setelah 8 poin dari 10 laga awal, Luton finis peringkat 8 dengan 26 angka.

Southampton meraih 8 angka dari 10 partai awal EPL 2022/23. Pada akhir musim Soton hanya bisa menambah 18 angka lagi, dan harus terjun bebas ke Divisi Championship dengan status juru kunci alias posisi 20.

Baca juga artikel terkait OLAHRAGA atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Olahraga
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Iswara N Raditya