tirto.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kini makin meluas. Saat ini, titik api makin mendekati permukiman warga, diperkirakan berjarak sekitar 2 hingga 3 kilometer.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, menjelaskan peristiwa karhutla itu masih berada dalam kawasan Arjuno-Welirang lebih tepatnya terjadi di Gunung Ringgit, Jumat (16/10)
"Berdasarkan pantauan dari radar Sipongi saat ini di wilayah Arjuno-Welirang masih terdapat titik api," kata Satriyo dikonfirmasi, Selasa (20/10/2026).
Satriyo menyebutkan titik api terpantau makin mendekati permukiman warga dengan jarak sekitar 2-3 kilometer. Kendati demikian, aktivitas masyarakat di sekitar lokasi masih berjalan normal dan belum merasakan dampak langsung.
"Jarak titik api dari permukiman warga sekitar 2–3 km dan aktivitas masyarakat sekitar tidak terdampak secara langsung," katanya.
Hingga saat ini, BPBD Jatim bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Pasuruan saat ini masih terus memantau perkembangan lebih lanju serta menjalin koordinasi dengan pihak terkait.
Sejumlah pihak turut terlibat dalam penanganan peristiwa kebakaran di kawasan Arjuno-Welirang, diantaranya BPBD Jatim, Tim Tahura R. Soerjo, Perhutani, BPBD Kabupaten Pasuruan, LPHD Lokajaya Binangun, serta para relawan.
"Tim gabungan melakukan penanganan jalur darat," pungkasnya.
Hingga saat ini luas area yang terbakar masih dalam proses pendataan, hingga kini masih belum ada laporan terkait korban yang diakibatkan dari kejadian ini. Sementara itu, penyebab kebakaran juga masih belum diketahui karna pihak terkait masih dalam proses penyelidikan.
"Penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan," ucapnya.
Penulis: Muhammad Irvan Aditya Sudarwanto
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id


































